SATU PETUGAS MENINGGAL DI TENGAH PENANGANAN LONGSOR OKU

JAKARTA, KOMPAS.com — Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan penanganan terhadap bencana tanah longsor di Desa Tanjung Baru, Kecamatan Warkuk, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan, Sumatera Selatan, masih berlangsung. Satu petugas meninggal dalam proses penanganan longsor.

“Penanganan bencana longsor yang terjadi di OKU Selatan pada Jumat pagi (5/4/2013) pukul 10.00 WIB masih dilakukan,” kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho di Jakarta, Jumat (5/4/2013) malam. Saat ini korban yang terdata sudah mencapai 10 orang.

Dari 10 korban tersebut, tiga orang selamat meski sempat tertimbun, enam orang masih tertimbun, dan satu petugas meninggal di tengah proses evakuasi. “Petugas yang meninggal bernama Endy Surahman, usia 30 tahun. Beliau mengalami kecelakaan akibat buldoser yang dikendarainya terbalik ketika menuju lokasi, sekitar tiga meter dari lokasi,” jelas Sutopo.

Sutopo menjelaskan kondisi terkini di lokasi bencana longsor, yakni kedalaman longsor mencapai empat meter. Lokasi longsor ini adalah terowongan tambang yang runtuh karena hujan deras. “Kendala utama yang harus dihadapi, yaitu tidak adanya alat berat, kantong mayat, dan mobil logistik,” ungkapnya.

Namun, Sutopo juga menyampaikan, tim TRC Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumatera Selatan sudah berangkat ke lokasi longsor untuk membawa peralatan dan kantong mayat. “Selain itu, BPBD OKU Selatan akan memberikan bantuan uang duka sebesar lima juta rupiah dan paket sembako kepada para korban longsor,” ujarnya.

Dia mengatakan bahwa usaha pencarian dan penyelamatan para korban bencana longsor di OKU Selatan itu saat ini masih dilakukan secara manual. “Para korban diduga masih tertimbun longsor dengan ketebalan tanah lebih dari dua meter,” tuturnya.

Sementara itu, menurut dia, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Selatan, BPBD Sumatera Selatan, TNI, Polri, Tagana, dan masyarakat masih terus berusaha mencari korban yang belum ditemukan dan melakukan evakuasi terhadap korban selamat ke tempat yang lebih aman. “Pencarian korban yang masih tertimbun akan dilanjutkan besok pagi dan pendataan pun masih terus dilakukan,” ujar Sutopo. (Yuni Arisandy/Ruslan Burhani)
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *