DIDUGA STRES, PASIEN RSUD DI MEDAN MENGAMUK

MEDAN, KOMPAS.com – Paulus Edi Susanto (25), warga Desa Siabal-abal II, Sipahutar, Kabupaten Tapanuli Utara mengamuk di ruang terpadu E RSUD dr Pirngadi, Medan, Jumat (5/4/2013). Aksi Paulus itu membuat pasien lain ketakutan dan berhamburan lari keluar ruangan.

Paulus memecahkan kaca jendela ruangan yang bersebelahan dengan tempat pasien rawat inap. Informasi di rumah sakit plat merah ini, Paulus sedang dalam masa perawatan di ruang 18 karena mengidap penyakit paru sejak enam hari lalu. Diduga stres, tiba-tiba dia berlari ke ruang E terpadu dan membolak-balikkan meja serta tempat tidur yang ada di situ.

Tak hanya itu, seperti kesurupan, Paulus juga memecahkan sejumlah kaca nako. Pasien lain yang dalam perawatan pun panik dan berlari keluar ruangan walaupun sedang diinfus.

“Tak tahu kenapa, tiba-tiba dia mengamuk dan memecahkan kaca ruangan,” kata Davidson, salah seorang sekuriti rumah sakit.

Khawatir tindakan Paulus mengancam keselamatan pasien lain, petugas keamanan rumah sakit mengamankan Paulus dan membawanya ke ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) dengan diikat di kursi roda.

“Terpaksa diikat, soalnya dia ngamuk terus, bahkan ibunya sendiri pun pergi entah kemana karena mau dipukulnya,” kata David.

Kabag Hukum dan Humas RSUD dr Pirngadi Medan, Edison Perangin-angin ketika di konfirmasi mengatakan akan menyelidiki kasus pasien tersebut.

“Masalah ini akan kita selidiki terlebih dahulu, kabarnya pasien itu mengalami stres, walaupun dia telah merusak barang-barang milik negara,” pungkasnya.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *