MAHASISWA UMSU DAN SEKURITI KAMPUS BENTROK

MEDAN-Puluhan Mahasiwa Tekhnik Elektro Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara (UMSU) terlibat bentrok dengan petugas keamanan (security) kampus, Jumat (5/4) sekira pukul 10.30 WIB.  Akibatnya, seorang petugas keamanan, Dicky Lesmana, mengalami luka robek di bagaian jari tengah tangan kirinya, terkena sabetan pisau. Aksi saling pukul itu berakhir setelah pihak rektorat melalui pihak Jurusan Tekhnik menyetujui tuntutan para mahasiswa yang berdemo hingga terlibat bentrok itu.

Semula, puluhan Mahasiswa Tekhik Elektro menggelar unjuk rasa di depan gedung Direktorat Universitas Sumatera Utara, Jalan Muchtar Basri. Mereka menuntut pihak kampus segera mengganti alat praktikum di laboratorium dengan alat-alat yang sesuai teknologi berkembang serta tuntutan lainnya. “Awalnya mereka berorasi dan tiba-tiba ada penyusup hingga terjadi kericuhan. Namun kejadian itu tidak berlangsung lama karena pria diduga penyusup itu berhasil diamankan petugas keamanan kampus. Selanjutnya, puluhan Mahasiswa itu kembali berorasi,” ungkap Wiji Santoso, security kampus.

Usai Salat Jumat, keributan kembali terjadi. Sejumlah mahasiswa tampak terlibat aksi saling pukul hingga menuju ke Pos Satpam Kampus itu. Beberapa mahasiswa yang dipukuli itu jdiamankan ke pos Satpam hingga sejumlah mahasiswa yang melakukan pengejaran, kembali terlibat bentrok dengan sejumlah petugas keamanan kampus. Namun tak ada korban luka dalam peristiwa bentrokan kedua ini. (mag-10)
sumber: hariansumutpos

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *