SOPIR BAJAJ GERUDUK KANTOR JOKOWI, ARAH BUNDARAN INDOSAT MACET

Jakarta – Apa jadinya jika ratusan bajaj parkir di depan kantor Gubernur DKI Jokowi, sementara sopirnya berdemo? Lalu lintas dari Jl Medan Merdeka Selatan arah ke Bundaran Indosat tentunya mampet.

Bajaj yang diparkir itu berwarna biru dan oranye. Angkutan khas itu memakan separuh badan jalan di depan kantor Jokowi, Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (7/2/2013).

Sopir bajaj yang mengatasnamakan Solidaritas Pemilik dan Pengemudi Bajaj Jakarta itu menyuarakan aspirasi mereka. Mereka mengenakan pakaian bebas, membawa bendera putih dan spanduk bertuliskan ‘Solidaritas Pemilik dan Pengemudi Bajaj Jakarta Kami Menuntut Hapus Sistem Seleksi atau Lelang Jasa Operator Lingkungan Bajaj dan Dikembalikan Sistem SK Gubernur tentang Peremajaan Bajaj di Jakarta’.

Koordinator aksi dari Jaksel Wiwik Wijaya menuturkan, mereka tidak kuat untuk membayar peremajaan bajaj Rp 60 juta.

“Kami pemilik bajaj Jakarta ingin peremajaan bajaj biru. Cuma kita disuruh Dishub sama PT Kontan harus bayar RP 60 juta per bajaj, kita nggak kuat. Ini sistemnya lelang lewat situs Dishub. Ini mau ketemu Pak Jokowi minta bantuan untuk mempermudah kita terlaksana dapat kredit murah,” beber Wiwik.

Wiwik menambahkan, hingga kini ada 2.755 bajaj yang sudah diremajakan. Sedangkan bajaj yang belum diremajakan dan berwarna oranye masih sekitar 12 ribuan.

Ratusan polisi berjaga-jaga mengatur lalu lintas yang macet tersebut. 10 Perwakilan sopir bajaj menemui staf Jokowi di ruang pengaduan. Jokowi sedang berada di Kementerian Perhubungan.

Bajaj berwarna oranye dikenal bersuara memekakkan kuping dan mengeluarkan asap hitam sehingga perlu diremajakan.
sumber : detikcom

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *