INI KATA MABES POLRI TERKAIT INVESTIGASI LAPAS CEBONGAN

Tim investigasi penyerbuan Lapas Cebongan, Sleman yang dibentuk Mabes TNI AD memastikan pelaku penembakan adalah 11 anggota Grup 2 Kopassus Kartosuro. Terkait hal itu Mabes Polri memberikan apresiasi terhadap TNI yang membeberkan kasus tersebut.

“Kami menaruh hormat dan apresiasi kepada Pimpinan TNI, khususnya Pimpinan TNI AD beserta tim investigasi yang telah bekerja dengan cepat serta menyampaikan temuannya kepada masyarakat luas secara terbuka dan transparan,” ujar Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Suhardi Alius, dalam pesan singkat yang diterima merdeka.com, Kamis (4/4).

Suhardi berharap kepada berbagai pihak untuk kehormatan institusi TNI maupun Polri. “Karena TNI dan juga Polri adalah institusi yang menjadi pilar dan pengawal utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia, sesuai dengan Tugas pokok fungsi dan perannya masing-masing,” tambahnya.

Seperti diketahui, Ketua Tim Investigasi Brigjen Unggul K Yudhoyono mengatakan penyerangan itu merupakan wujud dari jiwa korsa yang kuat. “Namun, peristiwa tersebut merupakan penerapan jiwa korsa yang tidak tepat,” ujarnya dalam jumpa pers di Dinas Penerangan TNI AD, Kamis (4/4).

Empat korban dalam penyerangan itu adalah adalah Hendrik Angel Sahetapy alias Deki, Adrianus Candra Galaja, Yohanis Juan Manbait (anggota Polda DIY), dan Gameliel Yermiyanto. Para penyerang membawa 6 pucuk senjata, yakni 3 pucuk AK 47 yang dibawa dari latihan, 2 pucuk AK 47 replika, dan satu pucuk pistol jenis Sig Sauer replika. Satu orang berinisial U merupakan eksekutor tunggal.
sumber : merdeka

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *