POLRES BIREUEN RINGKUS KAWANAN PENCURI MOBIL BOKS

BIREUEN, KOMPAS.com — Setelah buron selama hampir satu bulan, dua dari tiga pencuri uang tunai Rp 120 juta dari dalam sebuah mobil boks diringkus aparat Polres Bireuen di dua lokasi terpisah.

Salah seorang dari tiga pelaku adalah kenek mobil boks yang menjadi korban pencurian itu.

Kasatreskrim Polres Bireuen, Iptu Benny Cahyadi, SH, mengatakan ketiga pelaku pencurian itu adalah Amir (30), asal Idi Cut, Kabupaten Aceh Timur, Samsul Bahri (28), asal Kecamatan Peusangan, dan seorang pelaku lagi yakni tukang ojek yang belum jelas identitasnya, masih buron.

“Dua dari tiga pelaku ini kita tangkap di lokasi terpisah pada tanggal 18 dan 28 Maret 2013, sedangkan satu pelaku lain yakni tukang ojek, masih kita buru,” jelas Iptu Benny Cahyadi, Selasa (2/4/2013).

Benny menjelaskan, kejadian ini berawal dari kegiatan rutin mobil boks yang tengah mengumpulkan uang dagangan harian dari kawasan Juli, Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah.

Usai mengumpulkan uang dari satu kedai ke kedai lainnya, mobil yang dikemudikan Mahyuddin (55), singgah untuk istirahat di km 30 lintas Bireuen- Takengon, Selasa (12/3/2013).

“Uang sebanyak Rp120 juta diletakkan di satu tempat yang diketahui kenek. Lantas keduanya turun untuk minum. Si kenek kemudian pura-pura ketinggalan makanan di mobil sehingga tanpa curiga supir mengiyakan saja,” papar Benny.

Dua pelaku lainnya ternyata telah lebih dulu berjaga-jaga untuk menjalankan aksinya. Tak lama setelah mendapatkan uang yang diincar, kenek tersebut langsung kabur bersama dua temannya.

Supir yang curiga lantas mencari ke mobil dan tak menemukan pelaku maupun uang hasil kerjanya.

“Pelaku, si kenek yakni Amir ditangkap di kawasan Ladang Tuha Kecamatab Pasi Raja, Kabupaten Aceh Selatan. Di sana ia sedang bersiap menggelar pesta perkawinannya,” tambah Benny.

Sedangkan pelaku Samsul Bahri diciduk di rumahnya. Di sana, polisi menyita satu unit sepeda motor yang dibeli dari uang hasil curian, uang tunai Rp 600.000, dan satu mayam emas yang dibeli tersangka untuk calon isterinya.

Kasat menyebutkan akibat perbuatannya pelaku dijerat pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan Jo pasal 55 KUHP tentang pencurian dilakukan bersama-sama.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *