PENIPU MENCATUT NAMA DIREKTUR POLAIR POLDA LAMPUNG

BANDAR LAMPUNG, KOMPAS.com — Direktur Kepolisian Air Polda Lampung Komisaris Besar (Pol) Edion meminta warga berhati-hati agar tidak terjebak penipuan dan pemerasan yang mencatut namanya.

“Biasanya, sehabis gelar perkara dan kemudian berita itu dimuat di media massa, ada pihak-pihak yang mencatut nama saya untuk memeras. Ini terjadi minggu lalu usai ekspose kasus bom ikan,” kata Edion, saat gelar perkara kasus penyitaan ratusan kayu hasil pembalakan liar, Selasa (2/4/2013) di Markas Polair Polda Lampung.

Edion mendapat laporan bahwa ada pihak-pihak yang mencatut namanya dan berusaha memeras para keluarga nelayan yang terlibat kasus kepemilikan bom ikan. “Pelakunya memintai uang Rp 30 juta kepada korban dan diminta dikirimkan melalui ATM dengan iming-iming kasusnya bisa didamaikan. Hal semacam ini juga pernah saya alami waktu saya bertugas di Jakarta,” ungkapnya.

Kasus penipuan melalui telepon yang pelakunya mengaku polisi dan bisa melakukan “jual beli perkara” akhir-akhir ini marak terjadi. Modus yang paling umum adalah pelaku menelepon korban dan mengabarkan anaknya tertangkap polisi karena kedapatan membawa narkoba jenis ganja. Lalu, pelaku akan meminta uang Rp 25 juta hingga Rp 30 juta dan dikirim melalui ATM sebagai “uang damai”.
sumber: kompas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *