RS TEMBAKAU DELI DIMINTA BEROPERASI KEMBALI

Medan, (Analisa). Aliansi Gerakan Penyelamat Rumah Sakit Tembakau Deli (RSTD) Medan meminta agar RS Tembakau Deli di Jalan Putri Hijau beroperasi kembali. Pasalnya, RS Tembakau Deli memiliki sejarah.

“Kita sudah melakukan lobi, baik ke gubernur, DPRD provinsi maupun DPRD Kota Medan. Bahkan kepada walikota Medan. Hasil perjuangan kami, dikeluarkan surat oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Medan terkait registrasi bangunan bersejarah,” kata M Mitra, SH didampingi RE Nasution kepada Analisa usai memasang spanduk di pintu masuk RS Tembakau Deli, Jalan Putri Hijau Medan, Senin (1/4).

Mitra menjelaskan, dengan dipasangnya spanduk tersebut maka RS Tembakau Deli sah menjadi bangunan Cagar Budaya dan tidak boleh dihancurkan. “Berdasarkan UU No 10 Tahun 2009 tentang Kepariwisataan, UU No 11 Tahun 2010 tentang Cagar Budaya dan Perda Kota Medan No 2 Tahun 2012 tentang Pelestarian Bangunan dan atau Lingkungan Cagar Budaya, maka Pemko Medan c/q Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Medan akan melaksanakan registrasi Bangunan Bersejarah Tahun 2013,” kata M Mitra.

Tindaklanjuti dari surat tersebut, lanjutnya akan dipasang tempat atau posisi plat register yang akan ditempel pada bangunan RS Tembakau Deli.

Dia mengaku, Disbudpar telah mengirim surat kepada PTPN II, sayangnya surat tersebut tidak kunjung dibalas sampai dipasang spanduk terkait status bangunan ini yakni sebagai Cagar Budaya.

Selain itu, permintaan agar RS Tembakau Deli ini diaktifkan kembali karena sejumlah warga yang termasuk buruh, staf maupun pensiunan PTPN II kesulitan untuk berobat dimana pengganti RS Tembakau Deli dinilai jauh jauh.

Sedangkan informasi lain, kata Mitra RS Tembakau Deli ternyata sudah dijual ke salah satu pengusaha top tingkat asia, bahkan informasi sudah ada deal. (maf)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *