POLISI KESULITAN TANGKAP PEMERKOSA MAYAT BRU GINTING

MEDAN-PM : Polsek Patumbak mengaku kesulitan mengungkap apa motif dan siapa pelaku yang membongkar makam sekaligus memerkosa jenazah Elatriyana br Ginting (15), di Tempat Pemakaman Mmum (TPU) Muslim Jl. Pertahanan, Desa Patumbak I Pasar VII, Kec. Patumbak, Kabupaten Deliserdang, Minggu (31/3) lalu. Sejauh ini polisi masih memeriksa saksi-saksi.

Kepada POSMETRO MEDAN, Kapolsek Patumbak Kompol Triyadi melalui Kanit Reskrimnya AKP Hatopan mengatakan, saat ini pihaknya telah memeriksa 4 saksi. “Hingga saat ini, kita belum minta keterangan dari keluarga almarhum Elitryana. Pasalnya, saat ini mereka masih berduka atas kejadian tersebut,” ujarnya. Saat disinggung mengenai motif pembongkaran dan pemerkosaan jasad ABG yang tewas tabrakan itu, perwira berbalok tiga emas di pundaknya itu langsung geleng-geleng kepala.

“Belum tau motifnya, apakah pelaku menuntut ilmu hitam atau yang lain. Nantilah kalau ketangkap pelakunya kita periksa,” ujarnya. Seperti pemberitaan sebelumnya, polisi telah memeriksa 4 saksi, yakni Yanti (35) warga Desa Landasan Lama Kec Patumbak, Jamila (47) warga Desa Landasan Lama Kec Patumbak, Jumhana (59) warga  Desa Patumbak I, dan Raswati (54) penjaga kuburan. “Dalam keterangannya, Yanti mengali pagi itu dia sedang mencari bunga kamboja di TPU untuk dijual. Saat itulah Yanti melihat jenazah Elatriyana sudah bereda di luar makam,” kata Hatopan.

Terkejut melihat itu, Yanti lalun mendatangi Jamila dan memberitaukan temuannya itu. “Setelah memberitahu Jamila, maka mereka pun mendatangi rumah Jumhana yang merupakan abang Raswati. Kemudian Jumhana memberitahukan hal tersebut pada Raswati selaku penjaga kuburan. Itulah makanya kita meminta keterangan dari mereka. Saat ini kasus itu masih lidik,” tandasnya. (Cr1/deo)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *