PENGURUS PSMTI KARO DILANTIK

Berastagi, (Analisa). Kehidupan sosial yang dinamis dan berkembang terus secara kontekstual sejalan dengan tuntutan kebutuhan manusia yang semakin heterogen dan kompleks.

Masing-masing daerah, suku atau komunitas dalam suatu wilayah akan memiliki pengetahuan tradisional yang secara empiris merupakan nilai, yang diyakini oleh komunitasnya sebagai pengetahuan bersama dalam menjalin hubungan antara sesama dan lingkungan alamnya, kata Ketua Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Kabupaten Karo periode masa bakti 2013-2017, Alex Chandra usai dilantik Ketua PSMTI Sumatera Utara, Eddy Djuandy, Sabtu (30/3) malam.

Pengukuhan fungsionaris paguyuban warga Tionghoa yang berdomisili di “Bumi Turang” inidi Hall Hotel Internasional Sibayak Brastagi.

Dikatakannya, sebagaimana nilai bineka tunggal ika yang sejalan dengan budaya Karo yang dilandasi semangat “aku kap kam-kam kap aku” sudah menjadi milik bersama masyarakat warga Tanah Karo tanpa memandang suku, ras, agama dan antar golongan dalam kehidupan kolektif, niscaya keserasian dan harmonisasi sosial dapat menjadi bagian dari indahnya kehidupan bersama, sebagai fondasi membangun karakter bangsa yang multikultural, satu dalam perbedaan dan berbeda dalam kesatuan.

Demikian halnya dengan kehadiran PSMTI di Tanah Karo, murni sebuah wadah pemantapan jati diri etnis Tionghoa, lahir dan besar di Indonesia yang memiliki visi dan misi ikut serta dalam arus pembangunan, ujarnya.

Pengurus yang dilantik, ketua Alex Chandra, Sekretaris Lai Tau Siang, Bendahara Khung Yung Sen serta dibantu para Wakil Ketua dan fungsionaris yang duduk di posisi seksi organisasi.

Ketua PSMTI Sumut Eddy Djuandi mengatakan, Paguyuban ini sudah ada di 28 provinsi di Indonesia.

Memiliki semboyan “di mana bumi dipijak di situ langit dijunjung . Bertujuan untuk meningkatkan kesadaran berbangsa dan bernegara bagi para anggotanya yang merupakan warga turunan Tionghoa. Hidup damai membangun masa depan, kita memiliki potensi untuk itu, yang penting mari kita perkuat kebersamaan, ujarnya.

Tokoh pembaruan Karo Efendi Hansen mengatakan, dia memprakarsai pembentukan PSMTI di Kabupaten Karo, agar bagaimana masyarakat Tionghoa Karo memiliki wadah guna ikut berperan dalam proses pembangunan di daerah ini.

Ketua dewan kehormatan PSMTI Kabupaten Karo Tamin Sukardi (Berastagi/Medan), Juswan Tjoe (Medan), Drs Effendi Hansen (Jakarta), Huang Min Fung (Surabaya) dan MS Kaban (Jakarta). Acara ditutup dengan penampilan apik artis bintang tamu Pop Mandarin, Huang Jia Jia dari Surabaya kelahiran Berastagi yang sudah dikenal di Mancanegara. (ps)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima, Informasi Untuk Kab. Karo. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *