PELAKU BERWAJAH SANGAR, BERTUBUH PENDEK

Makam Dibongkar,Mayat Diperkosa

BIRU BIRU-PM : Hingga kemarin, apa motif dan siapa pelaku pembongkaran makam dan pemerkosaan jenazah Ela Triyana Bru Ginting (15), warga Dusun I Desa Namosuro Baru, Kec. Biru-biru, Deliserdang, masih misteri. Padahal kasus menggegerkan warga ini sudah memasuki hari ketiga. Karena itu, warga yang tak sabar menuding polisi lamban bekerja.

“Kalau memang polisi serius menangani kasus ini, pasti mereka sudah mengetahui  siapa pelakunya. Memang kita belum ada mencurigai warga di sini. Tapi tak tertutup kemungkinan pelakunya juga orang sekitar sini. Karena orang Medan, nggak mungkin tau ada gadis 15 tahun meninggal di daerah kami ini,” ujar Tarigan, diamini puluhan warga lainnya, saat ditemui POSMETRO MEDAN, Jumat (29/3) sore.

Terpisah, J. Lubis seorang paranormal sakti di Desa Biru-biru yang ditemui kru koran ini menerawang, kalau pelaku kenal dengan korban, dan tujuan pelaku menyetubuhi jenazah Ela adalah untuk memperdalam/menyempurnakan ilmu hitam yang dianutnya. “Ciri-ciri orangnya berwajah garang dengan tubuh pendek. Setelah puas menyetubuhi jenazah korban, dia pergi ke arah Selatan,” ujar Lubis.

“Memang polis akan kesulitan mengungkap kasus ini, karena pelakunya juga sudah memagari diri dengan ajian yang ia kuasai. Pelakunya akan tertangkap jika petugas menggunakan jasa paranormal,” tegas Lubis seraya mengaku siap membantu jika polisi meminta. Sementara itu, Rakimin Ginting selaku ayah kandung Ela yang ditemui di rumahnya, mengaku tak ada firasat buruk apapun seputar kejadian itu.

“Sebelum kejadian dan sampai hari ini, aku belum ada bermimpi tentang anakku. Tapi salah seorang kerabat dekat kami mengaku sempat memimpikan korban (Ela) datang menjerit-jerit minta tolong. Tapi karena Ela sudah meninggal, ia tak mempedulikannya lagi. Ternyata mimpi itu ini artinya,” singkat ayah 4 anak itu, seraya meninggalkan wartawan.

Bahkan, saat ditemui di rumahnya, ibu korban menolak bertemu dengan kru koran ini. “Kalau mau bertemu sama ibu korban jangan sekarang bang, karena dia belum mau diganggu sama orang lain. Soalnya dia masih berduka atas kejadian yang menimpa anak kesayangannya itu, aku pun belum bisa memastikan kapan bisa abang bertemu sama ibunya. Karena dia masih belum bisa diganggu,” saran Barus, salah seorang kerabat keluarga Ela yang datang menghampiri kru koran ini. (roy/deo)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *