HEBOH, POTONGAN KAKI WANITA DI TITI BOBROK

MEDAN-PM : Diduga jadi korban mutilasi, sepotong kaki manusia ditemukan ngapung di parit Jl. Titi Bobrok, Kel. Sei Sikambing, Minggu (31/3) sekira pukul 18.00 WIB. Dalam hitungan detik, ratusan warga yang geger langsung menyemuti lokasi. Data yang dihimpun koran ini, Rizky (13) adalah orang pertama yang tak sengaja menemukan potongan kaki yang sudah membusuk dan terikat karet gelang itu sangkut di sebuah goni plastik putih.

Sore itu, Rizky tengah melintas di lokasi usai latihan musik di sekitar Jl. Setia Budi,Simpang Titi Bobrok. Bersama beberapa rekan sebayanya, sekedar bermain sekaligus buang air kecil, Rizky memilih turun ke sekitar parit. Tiba-tiba saja, remaja bertubuh kurus ini terkejut melihat benda menyerupai kaki manusia mengapung di parit. Semula ia menduga benda itu adalah replika (patung) kaki. Tapi ia mulai ragu karena benda itu dikerumuni lalat. Yakin ada yang tak beres, Rizky dan temannya pun memberitaukan temuan itu pada warga sekitar.

“Sore itu kami baru pulang latihan musik bang, jadi mau ke bawah main-main sekalian kencing. Nggak taunya kulihat ada kaki di sana. Langsung kukabari ke uwak-uwak yang di atas sana. Kakinya terikat karet bang, nyangkut di goni beras,” kata yang masih terlihat pucat. Mendengar info itu, seorang pria paruh baya bermarga Hutagaol (55), pun turun ke bawah jembatan. Saat akan dipastikan menggunakan kayu, potongan kaki tersebut sempat terseret air sepanjang 40 meter dari lokasi pertama ditemukan.

“Pas dikasih tau anak-anak itu tadi, jadi kulihat ke bawah. Ada juga tadi yang melihat dari atas. Pas kugeser pakai kayu, sempat terbawa arus air kaki itu sampai 40 meter. Ya kukejar lagi terus kupinggirkan pakai kayu, makanya jadi di situ,” beber pria yang mengenakan kaos kutang itu. Dalam hitungan detik, temuan itu langsung jadi perhatian ratusan warga sekitar. Bahkan pengguna jalan terlihat berbondong-bondong melihat temuan tersebut. Bahkan, sangkin ramainya, polisi yang tiba di lokasi sempat kesulitan menjangkau lokasi temuan.

Belum diketahui apakah potongan kaki tersebut merupakan korban mutilasi dan dibuang di sekitar lokasi. Namun diperkirakan potongan itu adalah milik seorang wanita dewasa. Hal ini dipastikan karena tak ada bulu di bagian tertentu kaki tersebut, jari-jarinya juga pendek seperti kaki wanita dewasa pada umumnya.”Kalau dilihat dari bentuk, kemungkinan besar itu kaki anak gadis, karena tak ada bulunya. Terus jari kakinya juga pendek-pendek, kan gitunya rata-rata kaki perempuan,” kata Hutagaol. Tak lama berselang, potongan kaki kiri yang diduga baru dibuang 2-3 hari itu dibawa polisi ke RS Pirngadi Medan untuk penyelidikan lebih lanjut. Kanit Reskrim Polsek Sunggal Iptu Bambang Gunanti Hutabarat ketika dikonfirmasi mengaku masih menyelidiki kasus itu.

Amatan di lokasi, di kaki membusuk itu ada menempel perban putih (foto). Sebagian warga serta petugas yang berada di lokasi menduga, itu adalah kaki orang sakit yang sengaja dipotong sendiri agar tidak menjalar ke tubuh yang lain. “Kurasa orang yang mengidap penyakit gula ini bang. Bukan korban mutilasi. Soalnya selain perban, di kaki itu juga ada bekas ikatan pakai karet hitam yang sangat kuat. Sepertinya sengaja diikatkan supaya membusuk kakinya, jadi tidak terasa lagi waktu dipotong,” ujar sejumlah warga dan petugas yang tak bersedia namanya dikorankan.(wel/mri/deo)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *