DUA PENGGELAP PAKAN TERNAK POKPHAND DIVONIS 5 TAHUN

Lubuk Pakam, (Analisa). Dua terpidana kasus penggelapan pakan ternak di PT Charoen Pokphand Indonesia KIM II, divonis hakim dengan hukuman masing-masing dua tahun enam bulan penjara dalam sidang di PN Lubuk Pakam.

Putusan majelis hakim yang lebih rendah setengah tahun dan tuntutan jaksa tersebut, menyatakan kedua terpidana Alexander (33), warga Jalan Lycee Kelurahan Sampali dan Efendi (39) warga Jalan Sampali Baru, terbukti dan secara sah melanggar pasal 374 jo pasal 55 ayat (1) ke 1e KUHpidana, sehingga perusahaan mengalami kerugian Rp286,5 juta.

Dalam amar putusan hakim, Efendi selaku manager warehouse pabrik bersama terdakwa Alexander selaku supervisor pabrik, telah menyalahi wewenang dalam jabatan pada Sabtu 20 Oktober 2012 lalu.

Keduanya demi kepentingan pribadi telah mengubah tanggal, jumlah dan tujuan pakan ternak lewat blanko Delivery Order (DO) pengiriman. Aksi itu dibantu Teh Liang Beng alias Simon (berkas terpisah).

Selanjutnya DO fiktif itupun diserahkan kepada enam supir truk pengangkutan pakan ternak yang disewa perusahaan. Bahkan kedua terpidana juga mengawal enam truk hingga pengisian muatan pakan ternak.

Namun saat ke enam truk hendak keluar membawa muatan keluar dari timbangan pabrik I, petugas teli muat mencurigainya. Pasalnya DO muatan truk yang dikeluarkan perusahaan berbeda jumlahnya dengan DO yang dipegang para supir tersebut.

Akhirnya petugas pemeriksaan pabrik melakukan penahanan dan melaporkan hal ini kepada staf personalia. Hingga kejadian ini berujung laporan pengaduan di Polres Pelabuhan Belawan.

Jaksa penuntut umum (JPU) Allan Baskara dan Setyo Adhi Wicaksono SH yang menangani kasus tersebut, Sabtu (30/3) mengatakan, terhadap kedua terpidana terpaksa melakukan pemanggilan paksa mengingat kedua tahanan kota, mangkir saat diminta hadir di persidangan.

Menjawab vonis hakim yang diketuai Benny Tobing SH, keduanya yang didampingi penasihat hukum menyatakan pikir-pikir dan diberikan waktu satu minggu untuk mengambil sikap. (maa)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *