BANJIR DI BENGKULU MULAI SURUT

BENGKULU – Banjir yang melanda beberapa daerah di Provinsi Bengkulu, terutama Kota Bengkulu, Bengkulu Tengah dan Kabupaten Seluma, Minggu (31/3) kini dilaporkan mulai surut.

“Kami sudah kembali ke rumah setelah kondisi air mulai surut dan banjir tersebut merupakan agenda tahunan,” kata salah seoran warga Tanjung Jaya Syamsul, Senin (1/4).

Ia mengatakan, air mulai naik pada Minggu (31/3) pagi setelah dilanda hujan lebat pada Sabtu (30/3) malam, namun daerah terendam tetap pada lokasi lama.

Masyarakat wilayah Tanjung Jaya, Tanjung Agung dan Semarang tetap waspada dan ada juga yang mengungsi ke badan jalan karena rumahnya sudah terendam air.

Sementara areal sawah yang terendam bajir juga sudah mulai surut, meskipun saluran irigasi masih penuh, tanaman padi masyarakat sebagian besar mulai berbuah juga terendam.

Banjir bandang kali ini tidak diduga karena cuaca mulai kemarau, namun di bagian hulu Sungai Bengkulu dilanda hujan lebat sehingga airnya meluap, ujarnya.

Seorang warga Tanjung Agung Melian mengatakan, saat ini air merendam badan jalan banyak warga mencari ikan karena puluhan kolam ikan warga setempat dilanda banjir termasuk kolam ikan miliknya.

“Kolam kami berisi sekitar delapan ribu ekor ikan lele, nila dan gurami seluruhnya hilang karena kolam terendam banjir padahal kolam itu akan dipanen pekan depan,” ujarnya.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Bengkulu Rudi Perdan mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan untuk membuat posko dan bahan makanan ringan warga bencana banjir tersebut.

Saat meninjau lokasi, Minggu (31/3), Gubernur Bengkulu Junai Hamsyah berjanji bila air tidak surut dalam 12 jam akan didirikan dapur umum dan posko.

Berdasarkan laporan masyarakat pada beberapa titik banjir di Kota Bengkulu kondisi air mulai surut, namun tetap saja dilihat perkembangannya, ujarnya.

Berdasarkan catatan Dinas Sosial, titik banjir di Bengkulu terjadi di tiga kabupaten/kota, untuk kota Bengkulu terdapat tujuh titik, Kabupaten Bengkulu Tengah lima titik dan kabupaten Seluma sepuluh titik. Sementara ini belum ada laporan ada korban jiwa.
sumber : shnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *