KARYAWAN DIBUNUH, MASSA PT SRL ‘SERBU’ DPRD PADANG LAWAS

Palas-andalas Ratusan massa Serikat Pekerja Perjuangan Rimba Lestari PT Sumatera Riang Lestari (SP2RL PT SRL), ‘menyerbu’ DPRD Palas di Jalan Karya Pembangunan Sibuhuan, kemarin. Aksi tersebut merupakan buntut dari pembunuhan Jhon Boyler Sianturi, Rabu (13/3) lalu, yang merupakan karyawan PT SRL.

Dalam aksinya, massa karyawan SP2RL membawa spanduk bertuliskan “segera tangkap, adili dan dihukum seberatnya oknum-oknum Kelompok Tani Torang Jaya Mandiri, pelaku penganiayaan dan pembunuhan rekan kami, Jhon Boyler Sianturi.”.

Di depan Kantor DPRD Palas, mereka melaksanakan upacara penurunan bendera sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya secara bersama-sama, kemudian menyerahkannya kepada pihak DPRD Palas.

Kemudian selebaran pernyataan sikap SP2RL PT SRL, minta kepada Pemerintah dapat memberikan kepastian dan perlindungan hukum serta jaminan keamanan kepada pekerja PT SRL dan juga masyarakat, mengutuk keras aksi kekerasan serta tindakan penganiayaan dan pembunuhan dan mendukung serta siap membantu aparat kepolisian untuk mengusut tuntas kasus kekerasan, penganiayaan dan pembunuhan yang dilakukan KTTJM terhadap Jhon Boyler Sianturi.

Dan mengutuk oknum anggota dewan maupun aparat yang menjadi dalang tindakan kekerasan, penganiayaan dan pembunuhan dilakukan KTTJM, serta menolak pernyataan anggota dewan, yang telah memutarbalikkan fakta.

Ketua SP2RL Wawan Gunawan dalam orasinya menyampaikan aspirasi dan tuntutan berkaitan terjadinya penganiayaan dan pembunuhan yang saat ini belum ada penangkapan terhadap tersangka.Untuk itu, dia mendesak Kapolres Tapsel dalam pengusutan kasus penganiayaan dan pembunuhan, Jhon Boyler Sianturi, dan bubarkan serta hapuskan tindakan premanisme berkedok koperasi dan kelompok tani.

“Usir dan bubarkan KTTJM dari bumi Sumatera Utara yang telah bertindak anarkis, usut dan tangkap aktor intelektual KTTJM, berhentikan anggota dewan dan aparat yang terlibat dalam KTTJM,”tegas Wawan dalam aksi tersebut.Selain itu, Wawan juga minta supaya memberikan perlindungan dan jaminan kepada pekerja PT SRL, memberikan kepastian perlindungan hukum dan keadilan bagi seluruh pekerja di Indonesia.

Menyikapi aspirasi dan tuntutan tersebut, Anggota DPRD Palas H Erwin Hamonangan Pane yang mendatangi langsung massa SP2RL mengatakan, pihaknya akan menindaklajnuti persoalan dihadapi karyawan PT SRL dengan memfasilitasi untuk mediasi ke Polres Tapsel.

“Mediasi yang akan berlangsung dalam waktu dekat ini bertujuan supaya memberikan kejelasan tentang perkembangan dan penanganan kasus pembunuhan karyawan PT SRL bernama Jhon Boyler Sianturi,”katanya.

Bupati Palas H Ali Sutan harahap melalui Asisten I Setdakab Palas GT Hamonangan Daulay di hadapan massa SP2RL menyatakan, Pemkab Palas akan terus berkoordinasi dengan aparat kepolisian terkait peristiwa di areal konsensi PT SRL.

Dikatakannya, dalam proses penyelesaian masalah antara PT SRL dengan KTTJM, Pemkab Palas tetap akan mengedepankan peraturan prundang-undangan berlaku, dan menurut sepengetahuan kami KTTJM belum terdaftar di kantor Kesbang Linmas Palas.

Terpisah, Ketua SP2RL PT SRL Wawan Gunawan kepada wartawan mengatakan, kedatangan mereka ke kantor DPRD Palas bertujuan untuk menuntut keadilan dan menghukum pembunuh Jhon Boyler Sianturi dengan seberat-beratnya.

“Jika tuntutan kami tidak ditanggapi, kami akan datang kembali ke Kabupaten Palas dengan jumlah massa lebih banyak lagi,”katanya, seraya menyatakan keadilan harus ditegakkan di Indonesia khususnya di Kabupaten Palas.(MEP)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *