WARGA PERWIRA V PROTES BENGKEL BUBUT DI KOMPLEK PERUMAHAN

Medan-andalas Warga Jalan Perwira V, Kelurahan Pulo Brayan Bengkel, Kecamatan Medan Timur resah atas beroperasinya bengkel bubut di Perumahan Pondok Perwira. Selain membuat bising, bengkel serpihan hasil bubutnya berterbangan ke rumah warga.

Menurut salah seorang warga Komplek Perumahan V, Han (48) kepada wartawan, Rabu (27/3) mengatakan, mereka sudah berulang kali mengimbau pemilik bengkel bubut, Karito, agar tidak mendirikan bengkel bubut di komplek perumahan warga, namun Karito tak terima imbauan warga itu.

”Malah imbauan warga itu ditentang dan tetap mengoperasikan bengkelnya. Dampaknya yang kami rasakan sekarang, selain bising, halaman kami jadi kotor dan berkarat akibat serpihan bubut,” sambungnya.

Selain itu, lanjut Han, bengkel itu beroperasi persis di depan rumah ibadah kelenteng di kawasan Komplek Perumahan Perwira. Warga juga menilai, bisingnya bengkel bubut itu mengganggu masyarakat sekitar saat sedang istirahat. Hal senada juga dikatakan Aan yang sudah sangat resah atas berdirinya bengkel bubut di Komplek Perumahan Pondok Perwira itu.

“Sudah beberapa tahun berdiri dan kami sudah berkali-kali sampaikan ke pemilik bengkel agar memindahkan bengkelnya itu, tapi sampai sekarang tidak juga pindah, pemilik bengkel bubut itu orangnya keras kepala,” celotehnya kepada wartawan.

Masyarakat yang resah atas berdirinya bengkel bubut itu, sudah melaporkannya ke Camat Medan Timur. Puluhan warga Komplek Perumahan Perwira sudah menandatangani surat berisi keberatan mereka terhadap bengkel bubut milik Karito itu.

”Dalam surat yang kami kirim ke Camat Medan Timur, meminta agar bengkel bubut tersebut ditutup atau dipindahkan ke lokasi layak, bukan di tengah-tengah komplek tempat tinggal,” pinta puluhan warga serentak.

Rencananya, jika Camat Medan Timur tidak menindaklanjuti laporan mereka, masyarakat Komplek Perumahan Perwira V akan mengadu ke Wali Kota Medan Rahudman Harahap dan DPRD Medan. Menanggapi itu, Camat Medan Timur Parulian Pasaribu mengakui menerima surat keberatan masyarakat Komplek Perumahan Perwira V atas berdirinya bengkel bubut di komplek perumahan.

“Iya memang ada kita terima dan akan kita tindaklanjuti,” akunya kepada wartawan saat dihubungi via telepon genggam.

Menurut camat, pemilik bengkel bubut itu memiliki izin untuk beroperasi yang dikeluarkan Disperindag. “Izinnya berakhir Juni ini, jadi tinggal beberapa bulan lagi, bengkel bubut itu akan pindah, karena izinnya tidak akan diperpanjang lagi,” kata Parulian Pasaribu.

Jadi, kata camat, saat ini protes warga Komplek Perumahan Perwira masih dalam tahap penyelesaian. “Kan tidak mudah untuk memprosesnya harus butuh waktu dan sudah kita tindaklanjuti,” tandasnya.(HER)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *