PNS ACUT DAN PEMKO LHOKSEUMAWE DIMINTA TES URINE

Lhokseumawe-andalas Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Komite Bersama Rakyat Aceh (KOBRA) Lhokseumawe meminta Bupati Aceh Utara Muhammad Thaib alias Cek Mad dan Wali Kota Lhokseumawe Suaidi Yahya, memerintahkan tes urine bagi seluruh PNS kedua daerah tersebut.

“Jika tes urine nggak segera dilakukan, dikhawatirkan peredaran narkoba akan merambah dan memasuki sejumlah PNS yang mulai kecanduan mengonsumsi jenis sabu-sabu dan ganja yang amat meresahkan komponen masyarakat,” ungkap Sekjen LSM Kobra Lhokseumawe Amri Usman, Rabu (27/3).

Menurutnya, tes urine bagi seluruh PNS di Aceh Utara dan Kota Lhokseumawe perlu dilakukan setiap tahun sekali, agar para abdi negara itu bebas dari virus narkoba. Sehingga dalam memberi pelayanan kepada masyarakat lebih optimal.

PNS adalah pelayan masyarakat, sebab itu mental aparatur pemerintahan harus dijaga jangan sampai rusak karena kecanduan narkoba.

“Sebaliknya, bila mental PNS rusak dipastikan program pemerintah yang akan dilaksanakan dan disampaikan kepada masyarakat tidak akan terlaksana sesuai harapan,” tegas Amri Usman.

Sebenarnya, dikatakan Sekjen LSM Kobra itu, tes urine bagi PNS di lingkungan Pemkab Aceh Utara dan Pemko Lhokseumawe belum pernah dilakukan untuk mengetahui jumlah PNS yang diduga positif memakai atau mengonsumsi narkoba. Padahal terseretnya sejumlah PNS yang mengonsumsi narkoba, sudah menjadi rahasia umum lagi.

Sebelum narkoba merasuki sejumlah PNS yang masih bersih dan yang belum kena virus narkoba, sebaiknya Bupati, Wali Kota bersama aparat terkait lainnya segera menggelar tes urine terhadap PNS kedua daerah tersebut secara terbuka dan transparan  dengan melibatkan polisi, jaksa, ulama, PNS, LSM dan para jurnalis.

Amri Usman juga memberikan apresiasisi setinggi-tingginya kepada TNI dan Polri yang setiap tahun dan kapan saja selalu melakukan tes urine yang begitu antusias dalam pemberantasan narkoba. Karena masalah Narkoba itu sangat berbahaya bagi manusia. (BT)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *