HARI INI, 9 TON BAWANG SELUDUPAN DIGILAS

Belawan-andalas Hari ini, Kamis (28/3), Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumut  akan memusnahkan 9 ton bawang merah dan bawang putih seludupan yang ditangkap di kawasan perairan Tanjung Balai Asahan pada Jumat, (15/3) lalu.

Menurut Kasi Penindakan Bidang Penyidikan dan Penindakan (P2) Kanwil Direktorat Jenderal Bea dan Cukai (DJBC) Sumut Egy Febri Alhda, Rabu (27/3) disela-sela kesibukannya, pemusnahan 9 ton bawang seludupan itu akan gelar di Dermaga DJBC Sumut di Jalan Karo Belawan.

Menurut Egy, bawang tangkapan itu harus dimusnahkan sesuai UU No.17 Tahun 2006, mengingat barang tersebut dimusnahkan karena barang cepat busuk.

Hal itu juga diatur dalam UU No 16 tahun 1992 tentang Karantina Hewan,Ikan,dan Tumbuhan pasal 5,15,16,31Permen Pertanian No.43 Tahun 2012 tentang tindakan karantina tumbuhan untuk pemasukan sayuran umbi lapis ke dalam wilayah RI pasal 8,14 ayat 1 dan 2 dilarang diedarkan di luar perdagangan bebas dan pelabuhan bebas.

Ditegaskannya, bila bawang tangkapan tersebut dilepas ke pasar akan menjadi preseden buruk karena akan terjadi perlakuan seperti itu di pelabuhan pemasukan.

Sementara itu, pakaian bekas yang juga ditangkap petugas BC akan juga  dimusnahkan. Namun sampai saat ini belum dapat informasi yang jelas mengenai lokasi tempat pemusnahan akan dilangsukan.  ‘’Semua barang yang tidak boleh dipasok atau tidak punya dokumen yang jelas harus dimusnahkan,’’tegas Egy.

Sekedar mengingatkan, 9 ton bawang seludupan itu diamankan oleh Kapal Patroli BC 8005 milik Bea dan Cukai Wilayah I Sumatera Utara yang melaksanakan patroli rutin di kawasan perairan Tanjung Balai Asahan, Jumat (15 /3) sekitar pukul 03.30 wib.

Dalam patroli itu, petugas  berhasil menangkap kapal Cargo KM Cipta Karya Abadi yang datang dari Malaysia bermuatan puluhan ton bawang merah dan bawang putih yang hendak diselundupkan.

Bahan bumbu kebutuhan dapur yang kini hanganya melangit itu, rencananya akan diselundupkan ke Pelabuhan Tanjung Balai Asahan. Keterangan yang diperoleh wartawan  di Belawan , Kapal Cargo KM Cipta Karya Abadi yang baru datang dari Malaysia ini setibanya di perairan Tanjung Balai Asahan dicegat kapal patrol BC 8005 karena merasa curiga terhadap muatan kapal yang sarat muatan.

Dari hasil pemeriksaan petugas BC di atas kapal  KM Cipta Karya Abadi, petugas BC menemukan muatan kapal berupa puluhan ton bawang merah dan bawang putih yang akan rencananya kapal tersebut akan sandar di dermaga Pelabuhan Teluk Nibung Tanjung Balai Asahan.

Saat petugas BC menanyakan  dokumen muatan kapal, nakhoda kapal tidak dapat memperlihat dokumen isi muatan kapal itu kepada petugas, sehingga kapal berikut muatannya diamankan petugas BC .(dp/achai)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to HARI INI, 9 TON BAWANG SELUDUPAN DIGILAS

  1. AKBAR says:

    Mantap sekali, mari kita bangkit kan kembali negri ini dengan membeli produk produk hasil negri ini ?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *