PEMKAB SIMALUNGUN BERIKAN SANTUNAN RP 50 JUTA KEPADA KORBAN MENINGGAL

TRIBUN-MEDAN.com, Simalungun – Pasca tragedi lakalantas yang terjadi di daerah Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Sergai, Rabu, (27/3) sekitar pukul 08.30 WIB menyebabkan 3 anggota Satpol PP Simalungun meninggal dunia.

Kepada ketiga orang anggota Satpol PP yang meninggal, pihak Pemkab Simalungun memberikan santunan masing-masing Rp50juta.

“Sebagai bentuk perhatian Pemkab Simalungun terhadap 3 korban yang meninggal dunia, kami akan memberikan bantuan Rp50juta kepada keluarga korban,”kata Bupati Simalungun DR JR Saragih SH MM.

Untuk korban yang mengalami luka-luka, aku JR, pihaknya akan bertanggungjawab mengobatinya bila perlu bagi yang ingin mendapatkan perawatan lebih intensif Pemkab Simalungun siap menfasilitasi.

Para korban lakalantas ini, sambung Bupati sebelumnya hendak mengikuti upacara hari bhakti TNI di Kecamatan Silau Kahean. “Saya terkejut mendengar kejadian ini. Oleh karenannya saya langsung memerintahkan Kakan Satpol PP untuk turun kelapangan melihat kondisi para korban,”ujarnya.

Sementara itu sebanyak 20 anggota Satpol PP yang mengalami luka-luka dirawat di RSUD H Kumpulan Pane Tebingtinggi, 3 orang dirawat di RSU Pamela. Sedangkan 3 orang korban yang meninggal yakni Rapiaman Girsang warga Batu 6, Bernard Batuhara warga Pane, Riko T Butar-Butar warga Sidamanik.

Diego Rajagukguk salah seorang korban yang mengalami luka ringan kepada wartawan mengatakan bahwa tadi pagi mereka berangkat berjumlah 26 orang tujuan Kecamatan Silau Kahean untuk mengikuti acara pembukaan Karya Bhakti TNI Kodim 0207 Simalungun.

“Ketepatan saya duduk didepan bersama supir truk Dalmas Satpol PP bernama Hendra Rajagukguk, namun entah bagaimana tiba-tiba mobil truk Dalmas menyenggol pengendara sepeda motor dan seketika mobil kami terbalik,”kata Diego.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *