38 PELAJAR TERJARING RAZIA KASIH SAYANG

TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI – Sedikitnya  38 pelajar Binjai dari SD sampai SMA  diamankan saat razia kasih sayang yang digelar Dinas Sosial, Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Dinsosnakertrans) Kota Binjai, Rabu (27/3/2013)

Razia yang yang dilakukan  Dinsosnakertrans Kota Binjai dengan Dinas Kebudayaan, Pendidikan dan Pengajaran (Disbuddikjar) Kota Binjai, Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olah Raga (Disparpora) Kota Binjai, dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Binjai tersebut dilakukan dengan menyusuri sejumlah warung internet (warnet) dan beberapa kawasan keramaian di Kota Binjai.

Hasilnya sebanyak 38 pelajar berhasil terjaring dari berbagai lokasi pada saat jam belajar, dimana 4 diantaranya merupakan  pelajar Sekolah Dasar (SD), 3 pelajar Sekolah Menengah Pertama (SMP) dan 31 lainnya pelajar Sekolah Menengah Atas (SMA).

Pelajar yang terjaring, langsung didata dan diberi pembinaan  di Kantor Dinsosnakertrans Kota Binjai.

Kepala Bidang Sosial Darwan Barus mengatakan bahwa razia dilakukan sebagai langkah pendisipilnan pelajar, serta upaya antisipasi pemerintah terhadap kemungkinan meluasnya aksi kenakalan remaja dan penyalahgunaan teknologi informasi.

“Ini razia kasih sayang, bagi pelajar yang terjaring, akan di pulangkan kepada orang tua mereka,” jelasnya.

Sementara itu, para pelajar yang diamankan sempat protes sat dilakukan pendataan.

“Kami di warnet, karena memang sudah jam pulang,bukan cabut,” ucap para siswa yang diamankan di Kantor Dinsosnaker Binjai.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *