POLRES LANGKAT BEKUK PEMILIK LADANG GANJA DI HINAI

Starberita – Stabat, Tim gabungan dari Sat Narkoba dan Sat Reskrim Polres Langkat akhirnya berhasil membekuk tersangka pemilik ladang ganja seluas kurang lebih 1 Ha di Hinai. Tersangka, Sofyan alias Ryan (30) warga Desa Muka Paya, Kecamatan Hinai berhasil dibekuk setelah berhasil dipancing pulang, Senin (25/3).
Seperti yang ditegaskan oleh Kasat Reskrim Polres Langkat, AKP Rosyid Hartanto SH SIK, tersangka dikabarkan langsung lari ke Aceh setelah digrebek Tim Gabungan Polres Langkat, minggu lalu.  Nah, karena itu dilakukan berbagai upaya agar tersangka ini mau pulang ke Langkat.“Ya, daripada susah- susah mencarinya sampai ke Aceh sana, ya lebih baik dipancing,” ujar Rosyid.

Positifnya, usaha itu berhasil. Tersangka pun dikabarkan pulang. Nah, saat masih duduk- duduk di warung, tersangka pun langsung disergap dan selanjutnya diboyong ke Mapolres Langkat.

Sementara itu, saat dikonfirmasi wartawan, tersangka mengaku baru tiga bulan menjalankan usaha menanam lading ganja.  Hal itu dilakukan karena kondisinya yang parah setelah mengalami ketergantungan (ketagihan).“Ya, bagaimana lah bang, tahan aku tidak makan 1 hari asalkan bisa menghisap ganja, sebab sejak duduk di kelas V SD aku sudah menghisap ganja,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia pun menegaskan pada dasarnya dia menanam ganja hanya untuk dikonsumsi sendiri. Kalau ada yang datang untuk membeli barulah dijualLebih lanjut dia pun menegaskan pula sengaja pulang karena ingin menyerahkan diri.  Sebelumnya dia mengaku sempat lari ke rumah abangnya di Sigli (Aceh).“Ya, maksudnya aku memang mau menyerahkan diri bang.  Karena itu aku pulang.  Namun, belum sempat menyerahkan diri aku sudah ditangkap,”ujarnya.

Lalu, ketika ditunjukkan semua barang bukti dia pun mengakui sebagai miliknya. Begitu pula ketika disinggung tentang masa lalunya yang sempat dipenjara karena kasus narkoba, dia juga mengakuinya.“Ya, dulu aku juga sempat ditangkap dan dipenjara bang karena kasus narkoba. Aku divonis 1 tahun,” ujarnya.

Sementara itu, Wakapolres Langkat Kompol Drs. Safwan Khayat, M.Hum saat dikonfirmasi berkaitan dengan kasus tersebut mengaskan terserah tersangka mau ngomong apa. Yang jelas, dia masih diperiksa secara intensif.“Ah, itu kan katanya. Kalau mau dihukum berat ya kita serahkan kepada Hakim. Kalau pun  harus dirawat ya kita serahkan kepada aparat yang berwenang, seperti BNN. Yang jelas, kita tidak bisa langsung percaya dengan apa yang dikatakannya,” ujarnya.(BD/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *