KORUPSI JILID III DINAS P DAN P LANGKAT BAKAL BERGULIR

Starberita – Stabat, Sampai dengan Maret 2013 sejumlah proyek rehab sekolah tahun 2012 di Kabupaten Langkat, ternyata tidak selesai dikerjakan oleh para rekanan. Namun anehnya, anggaran proyek tetap dibayar oleh Pemerintah Kabupaten Langkat.
Salah satunya adalah rehab berat Sekolah Menengah Pertama Negeri 3 (SMPN 3) Tanjung Pura dengan anggaran Rp199 juta, yang pengerjaaannya dilakukan oleh CV. Sepakat Jaya, beralamat kantor di Jl. Asrama Kompl. Bumi Asri Blok C No, 75 Medan.

“Berdasarkan bestek, atap seng gedung A sekolah tersebut diganti sehingga 100 persen baru. Namun, dalam prakteknya hanya diganti 70 persen. Sisip plafond seharusya 45 persen, tapi hanya sekitar 5 keping saja. Bahkan beberapa plafond yang bolong ditutup dengan kertas lalu dicat. Daun pintu yang seharusnya diganti seluruhnya ternyata hanya diganti 3 dari 8 daun pintu. Jerejak besi dari 8 ruang yang seharusnya diganti seluruhnya hanya diganti 3 ruang, itupun hanya untuk bagian di sebelah depan. Sisip Listplank yang seharunya 25 persen hanya diganti 2 keping papan. Sisip rangka plafond 10 persen dan sisip rangka atap 20 persen sama sekali tidak dikerjakan”, beber Ketua Komite SMPN 3 Tanjung Pura, Togar Lubis SH MH, Sabtu (23/3) via seluler kepada wartawan.

Ditambahkan oleh Togar Lubis yang juga merupakan Koordinator Kelompok Study dan Edukasi Masyarakat Marginal (K-SEMAR) Sumut ini, bahwa setidaknya ada rehab 8 sekolah di Langkat yang bernasib sama, dan diduga dilaksanakan oleh rekanan yang sama dengan nama perusahaan yang berbeda-beda. Bahkan, dari isu yang berkembang di Kabupaten Langkat, dalam tahun 2012 rekanan tersebut memperoleh 31 paket rehab sekolah dari Dinas Pendidikan Langkat.

“Berdasarkan informasi yang kita peroleh dari Dinas Pendidikan dan Pengajaran Langkat Surat Permintaan Membayar (SPM) atas seluruh pekerjaan rehab sekolah tersebut telah ditandatangani oleh Plt. Kadis Pendidikan Langkat dr H Indra Salahuddin MKes MM akhir Desember 2012 lalu. “Yah, kami sedang lakukan pengumpulan data dilapangan dan jika benar seluruh pekerjaan tersebut telah dibayar, maka tidak tertutup kemungkinan korupsi Jilid III di Dinas Pendidikan Langkat akan segera bergulir ke Pengadilan Tipokor,” tegas Togar.(BD/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *