HIPNOTIS TAK MEMPAN, RUSLAN DIMASSA WARGA

TRIBUN-MEDAN.COM, BINJAI – Ruslam efendi, harus menahan rasa sakit di wajahnya, karena menjadi bulan-bulanan warga Jalan Durian, Kelurahan Limau Mungkur, Kecamatan Binjai Barat, Rabu (27/3/2013).

Nasib sial yang dialaimnya, karena  pria yang menetap di Pasar IV, Gang Pipa No. 4, Kecamatan Hamparan Perak, diteriaki maling setelah aksi hipnotis yang dilakukanya kepada Titin (26) yang tengah hamil, tidak mempan.

Puas menghakiminya, warga langsung menggiringnya ke Polsek Binjai Barat. Saat diperiksa, petugas menemukan daun bertuliskan arab di dompetnya yang diduga jimat yang digunakan pelaku.

Peristiwa tersebut berawal, Ketika sedang asik duduk Ruslan, menghampirinya dan berpura-pura menanyakan rumah kawanya yang disebut-sebut bernama Herman. Karena tidak kenal, Titin, lalu mengatakan kalau tidak mengetahui siapa orang yang dimaksud.

Bukanya pergi, pelaku malah mengatakan kepada Titin, kalau ia bisa meramal tetang bayi yang sedang dikandungnya dan memunta tangan Titin, untuk dipegangnya. Lantas, Titin, yang merasa percaya-tidak percaya menurut saja apa kata dari pelaku dan menyerahkan tanganya untuk diramal.

Tapi bukanya diramal, Titin, malah terkena hipnotis dan menyerahkan kalung yang melingkar di lehernya kepada pelaku. Setelah diserahkan, dirinya baru tersadar dan melihat kalung tersebut sudah berpindah tangan.

Hal itu membuat Titin, meminta kembali kalungnya kepada pelaku. Namun pelaku bukanya memberikan kepadanya kembali. Pelaku malah hendak membawa kabur kalung tersebut dengan kereta supra x 125 BK 3830 ACB, yang dikendarai pelaku.

Tidak terima kalung emas seberat 5 gram dibawa begitu saja, membuat wanita yang tengah hamil muda ini berteriak ‘maling maling maling’ teriaknya. Warga yang mendengar teriakan tersebut langsung berbondong-bondong mengamankan pelaku yang hendak pergi.

Tak pelak, kehadiran warga ini langsung main hakim dengan cara memukulinya hingga babak belur. Puas menghakiminya, pelaku lantas digiring ke kantor polisi guna mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Di dalam sel, pelaku yang ditemui mengakui kalau saat itu ia memang hendak mencari rumah rekanya. Namun, ketika melihat soernag wanita hamil, timbul niat jahatnya untuk mengerjai wanita yang dilehernya melingkar kalung emas.

“Mau kerumah teman aku tadinya guna mencari pekerjaan. Karena, kulihat wanita itu memakai kalung, kukerjai aja dengan ilmu yang pernah aku pelajari,” jelasnya dengan muka lebam.

Kapolsek Binjai Barat Man Purba mengakui, hingga kini pihaknya masih mengamankan pelaku. Namun, korbanya sendiri hingga kini belum juga buat laporan ke Polsek.

“Pelaku sudah diamankan, namu sampai sekarang korban belum ada buat laporaq,” jelasnya.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *