REI: MILIKI RUMAH, WARGA HARUS MANFAATKAN FLPP

MEDAN – Real Estate Indonesia (REI) Sumut memperkirakan mulai triwulan II 2012 permintaan rumah khususnya masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) semakin tinggi.

“Pada triwulan I permintaan belum banyak, tetapi trwiulan II diyakini meningkat dan terus naik hingga triwulan III dan akhir tahun karena dipicu berbagai faktor,” kata Ketua REI Sumut, Tomi Wistan, di Medan, hari ini.

Keoptimisan REI itu mengacu pada kebutuhan yang masih sangat besar, semakin membaiknya perekonomian dan beberapa kebijakan pemerintah yang mendukung.

Kebijakan pemerintah yang mendukung seperti pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN).
Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 125/PMK 011/2012, tentang Batasan Harga Rumah Yang Bebas PPN itu sendiri naik menjadi Rp88 juta – Rp145 per unit dari semula Rp70 juta sesusai zonasi.

Harga rumah MBR yang tinggi untuk di Sumatera membuat masyarakat dapat memakai dan fasilitas likuiditas pembiayaan perumahan (FLPP).

Dukungan perbankan yang semakin besar seperti adanya Kredit Kepemilikan Lahan (KPL) dan termasuk kesiapan PLN membantu menyiapkan jaringan listrik juga sangat membantu pengembang membangun rumah khususnya untuk MBR.

“Melihat berbagai dukungan itu REI optimistis pembangunan rumah tahun ini khususnya untuk MBR yang sejak tahun lalu ditargetkan sebanyak 10.000 unit bisa tercapai,”katanya.

Target itu akan semakin diyakini kalau pemerintah kabupaten/kota mendukung dengan memberikan kemudahan perizinan mendirikan bangunan bagi rumah MBR termasuk membangun dan meningkatkan infrastruktur jalan dari dan menuju perumahan MBR.

Anggota DPD RI utusan Sumut, Parlindungan Purba menyebutkan pemerintah memang seharusnya membantu masyarakat untuk bisa memiliki rumah. Memiliki rumah sendiri adalah salah satu indikator sejahteranya masyarakat.

Kebijakan-kebijakan pemerintah untuk mendorong kepemilikan rumah bagi masyarakat harus semakin diperbanyak mulai dari kemudahan mendapatkan kredit dengan bunga rendah hingga mendapatkan harga lahan yang murah untuk pengembang rumah sederhana.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *