MONOPOLI ORGANISASI ADVOKAT TIDAK BENAR

MEDAN – Ketua Umum DPP Ikatan Advokat Indonesia (Ikadin), Todung Mulya Lubis mengatakan organisasi advokat harus tetap majemuk untuk terus bersaing agar advokasi semakin maju, membaik dan profesional.

Sebab, selama ini organisasi advokat yang sudah majemuk dinilai mampu memajukan dan meningkatkan eksistensi advokat di Indonesia.

“Ikadin akan tetap memperjuangkan kemajemukan organisasi advokat. Sebab, Advokat tidak bisa disatukan monopolistik organisasinya,‚ÄĚ kata Todung Mulya Lubis di Medan, kemarin.

Dalam hal ini Todung menyamakan organisasi advokatdengan dengan wartawan yang juga memiliki beberapa organisasi, seperti PWI, AJI dan lainnya. Namun, organisasi tersebut berkompetisi untuk memajukan profesinya.

“Meskipun majemuk organisasi ini tetap berkompetisi dengan sehat. Dengan berkompetisi yang sehat akan meningkatkan mutu, kualitas, profesional wartawan, begitu jugalah dengan advokat,” tuturnya.

Todung mengakui dengan banyaknya organisasi advokat saat ini sering mengundang kekisruhan. Bahkan kekisruhan tersebut sudah berlangsung lama, yakni sekitar 8 tahun. Namun pengacara kondang ini menjelaskan kalau pemerintah dan DPR ingin menyelesaikan kekisruhan organisasi advokat ini, sekarang waktu yang tepat untuk mengakomodasi  prinsip-prinsip pluralistik organisasi advokat.

“Ini sesuai dengan perkembangan jaman dan demokrasi yang berlaku,” tegas Todung.
sumber: waspada

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *