MASYARAKAT DULANG EMAS DI SUNGAI WAMPU

Kutambaru, (Analisa). Puluhan masyarakat mendulang emas di sepanjang tepian Sungai Wampu di Kecamatan Kutambaru. Belasan gram butiran emas dapat didulang masyarakat setiap pekan dengan harga jual Rp 450 ribu pergram.

Sahdan Lubis,warga Desa Perkebunan Maryke Kecamatan Kutambaru merupakan orang pertama mengetahui ada kandungan emas di Sungai Wampu.

Menurut Sahdan, kandungan emas yang terdapat di Sungai Wampu telah diketahuinya sejak dia masih remaja.

“Kandungan emas yang terdapat di Sungai Wampu sejak lama saya ketahui dari orangtua saya yang pernah berkunjung ke Sungai Wampu belasan tahun lalu,”ujar Sayhdan saat ditemui di lokasi pendulangan, Minggu (24/3).

Orangtua Sahdan merupakan pendulang emas di daerah asalnya Kabupaten Mandailing Natal. Saat melihat kandungan pasir Sungai Wampu yang butirannya menyerupai butiran pasir yang terdapat di salah satu sungai di daerah asalnya, orangtua Sahdan yakin Sungai Wampu juga memiliki kandungan butiran emas.

Untuk memastikan kandungan emas itu ada, Sahdan dan orangtuanya mencoba melakukan pendulangan pasir dan terbukti dari hasil dulangan terdapat butiran-butiran emas.

Namun, meskipun telah mengetahui ada kandungan emas yang terdapat di pasir Sungai Wampu, Sahdan yang keseharian merupakan karyawan PT LNK Kebun Maryke itu belum melakukan pendulangan. Tetapi akibat himpitan ekonomi keluarga Sahdan mencoba untuk mengais rejeki dengan mendulang pasir Sungai Wampu untuk mendapatkan butiran-butiran emas yang bernilai jual tinggi untuk memenuhi kebutuhan keluarganya.

“Alhamdulillah hasil pendulangan bersama istri yang saya lakoni usai bekerja di perkebunan, kami dapat membiayai anak yang saat ini belajar di bangku kuliah,” ucap Sahdan.

Sedikitnya Sahdan bersama istrinya mampu mengumpulkan butiran-butiran emas sekira 4 hingga 5 gram setiap bulan, Tidak hanya Sahdan dan istrinya, masyarakat lainya mulai mencoba untuk mendulang.

Untuk mendapatkan butiran emas yang tercampur di dalam pasir dan batu, masyarakat terlebih dahulu membuat ayakan batu yang dapat memisahkan bebatuan dan pasir. Pasir yang terkumpul kemudian mereka dulang dalam pendulangan yang terbuat dari kayu seperti tempayan. Tumpukan pasir yang terdapat dalam dulangan sedikit demi sedikit diayak di dalam dulangan untuk memperoleh butiran-butiran emas.

Tingginya nilai jual butiran-butiran emas yang dapat didulang di Sungai Wampu, membuat masyarakat Kecamatan Kutambaru demam mendulang emas. Hampir di sepanjang tepian Sungai Wampu yang terdapat endapan batu dan pasir dipenuhi pendulang emas.

Tingginya kandungan emas di aliran Sungai Wampu membuktikan Kecamatan Kutambaru memiliki potensi alam, berupa kandungan emas yang terdapat di daerah itu. Hal itu dapat dibuktikan dari kandungan pasir yang terdapat butiran-butiran emas murni yang terdapat di Sungai Wampu .Selain itu juga beberapa pihak swasta juga sedang melakukan uji kandungan batu-batuan yang terdapat di dalam perut bumi Kutambaru untuk mengetahui deposit kandungan emas, batu bara dan semen di sejumlah kawasan hutan di Kecamatan itu. (als)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *