SUAMI TEGA BACOK ISTRI DAN IBU MERTUANYA SENDIRI

[SERANG] Kamsin (30), warga Kampung Kedokan Porang, RT 09, RW 01, Desa Pamanuk, Kecamatan Carenang, Kabupaten Serang, tega membacok, istrinya Maesaroh (25), dan ibu mertuanya Aswanah (40), Kamis (21/3) petang.

Akibatnya, Maesaroh dan Aswanah harus dilarikan ke RSUD Serang, karena mengalami luka bacok dibagian kepala. Informasi yang dihimpun, peristiwa ini terjadi saat Maesaroh, karyawati sebuah perusahaan swasta di Serang Timur dijemput oleh tersangka.

Sampai di rumah, seperti biasa Maesaroh langsung bergegas mandi setelah pulang kerja. Saat istrinya sedang mandi, Kamsin kemudian keluar rumah dan meminjam golok ke rumah kakek Maemunah yang ada di sebelah rumahnya.

Saat itu, ibu mertua Kamsin, Aswanah, yang sedang menemani Lilis, 20, adik Maesaroh makan bakso di ruang tamu. Keduanya sempat melihat Kamsin menuju kamar mandi dengan membawa golok.

Tetapi keduanya tidak curiga terhadap gerak-gerik tersangka. Tidak lama kemudian, Aswanah dan Lilis terkejut, karena mendengar teriakan Maesaroh dari arah kamar mandi.

Setelah menghampiri kamar mandi, Aswanah, melihat Maesaroh sudah bersimbah darah akibat luka dikepalanya. Aswanah yang berusaha menolong anaknya, ternyata menjadi sasaran amuk dari menantunya. Kepala dan tangan Aswanah pun ikut dibacok.

“Ibu saat itu mendengar jeritan teteh (sebutan Lilis ke Maesaroh) dan langsung menghampirinya. Saat melihat teteh terluka dan akan menolongnya, ibu juga langsung dibacok oleh kakang (Kamsin),” tuturnya.

Akibat pembacokan ini Maesaroh menderita luka di kepala dengan empat luka bacok dan Aswanah mengalami luka bacok di kepala dan telapak tangan kirinya. Oleh keluarga dan warga, kedua korban langsung dilarikan ke RSUD Serang.

Kapolsek Carenang AKP Zaenuddin mengatakan, masih melakukan pengejaran terhadap Kamsin. Bahkan, polisi juga belum mengetahui secara pasti motif pembacokan yang dilakukan oleh tersangka.

“Kami masih melakukan pengejaran. Penanganan kasus ini juga sudah dilimpahkan ke Polres Serang,” kata Kapolsek.

Namun dari hasil informasi yang dihimpun di lokasi Kejadian, Kamsin sempat mengajak istrinya untuk tinggal ngontrak di Muara Baru, Jakarta. Namun orang tua korban melarangnya ikut suaminya ke Jakarta.

“Diduga dari peristiwa itu, pelaku merasa marah terhadap istrinya,” terang AKP Zainudin. [149]
sumber: suarapembaruan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *