POLRES ASAHAN GEREBEK RUMAH TEMPAT TRANSAKSI SABU

Kisaran, (Analisa). Sat Narkoba Polres Asahan menggerebek rumah di Jalan Sawo Kelurahan Sentang Kecamatan Kota Kisaran Timur, Rabu  (20/3) pukul 22.00 Wib.

Dari penggerebekan itu,  M (26), warga Jalan Pramuka Gang Family diamankan karena ditemukan barang bukti dicelananya.

Kapolres Asahan AKBP Yustan Alpiani dikonfirmasi melalui Kasat Narkoba Iptu Anderson Siringoringo, Jumat (22/3) mengatakan, penggerebekan dilakukan berdasarkan informasi dari masyarakat.

Info masyarakat, rumah  di Jalan Sawo itu sering dijadikan sebagai tempat transaksi narkoba. “Kita langsung menindaklanjuti info itu,” ungkap Kasat.

Dari penggrebekan, ditemukan barang bukti sabu-sabu seberat 4 gram, 2  timbangan elektronik serta dot dari tangan tersangka. “Guna penyidikan lebih lanjut ikut juga diamankan tiga rekannya yang saat itu berada di dalam rumah, yakni HS, YT dan SZ,” ujar Anderson.

Pihaknya terus mengintensifkan pemeriksaan terhadap tersangka serta tiga  rekannya, apakah mereka bagian dari jaringan yang mengedarkan sabu-sabu di wilayah Kota Kisaran dan sekitarnya, kata Anderson. Tersangka saat dikonfirmasi terkesan diam.

Bandar Judi di Samosir

Sementara, dua tersangka judi jenis dadu kopyok ditangkap satuan Reskrim Polres Samosir dibantu unit Reskrim Polsek Palipi, Kamis (21/3).

Kasat Reskrim Polres Samosir AKP Hady Siagian SH, Sik kepada Analisa, Jumat (22/3) menyampaikan kedua tersangka masing-masing LS dan MTN  diringkus dari Sipinggan Desa Sigaol Kecamatan Palipi, Kabupaten Samosir. “Dua tersangka kami ciduk setelah adanya permainan judi kopyok yang meresahkan masyarakat di daerah itu dan keduanya adalah bandar,” tegasnya.

Hady menyampaikan, selain menangkap kedua bandar, polisi juga berhasil menyita pemutar dadu dan beberapa sarana judi seperti, 1 karpet dadu, 12 dadu, 2 piring, 3 mangkok, 1 kotak plastik tempat dadu, 1 tas hitam, 1 kantungan hitam hingga uang receh 22 koin dan uang sebesar Rp 626.000.

“Keduanya akan dikenakan pasal 303 KUHP perjudian dengan ancaman penjara 5 hingga 7 tahun,” tambahnya.

Sementara itu, pantuan Analisa, kedua tersangka terlihat diperiksa secara intensif dan keduanya tertunduk dihadapan juru periksa. (aln/fra)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *