KPK KEMBALI GARAP LUTHFI HASAN

Jurnas.com | MANTAN Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Luthfi Hasan Ishaq kembali diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus dugaan suap kuota impor daging di Kementerian Pertanian (Kementan).

Luthfi yang telah ditetapkan tersangka kali ini menjalani pemeriksaan, Jumat (22/3) hari ini sebagai saksi kasus suap Rp1 miliar yang terjadi di kementerian yang dipimpin Menteri Pertanian Suswono tersebut.

”Dia (Luthfi Hasan Ishaq) diperiksa sebagai saksi,” ujar Kepala Bagian Pemberitaan dan Informasi KPK, Priharsa Nugraha.

Informasi diperoleh, pria yang dahulu tercatat sebagai anggota Komisi I DPR asal Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (FKS) ini menjalani pemeriksaan saksi untuk Direktur PT.Indoguna Utama, Juard Effendi yang juga menyandang status tersangka dalam kasus tersebut.

Luthfi Hasan sendiri telah memenuhi panggilan pemeriksaan. Dia tiba di kantor KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan dengan diantar mobil tahanan lembaga antikorupsi tersebut. Karena sebagaimana diketahui, Luthfi Hasan telah ditahan di Rumah Tahanan (Rutan) KPK cabang Rutan POMDAM Jaya Guntur menyusul ditetapkannnya sebagai salah satu tersangka kasus dugaan suap kuota impor daging. Akan tetapi untuk kesekiankalinya, Luthfi memilih bungkam ketika ditanya wartawan mengenai pemeriksaannya hari ini.

Terkait kasus ini sendiri, KPK telah menetapkan status tersangka kepada Luthfi Hasan Ishaq dan tiga orang lainnya yaitu, Direktur PT.Indoguna Utama, Juard Effendi dan Arya Abdi Effendi serta Ahmad Fathanah yang diduga berperan sebagai kurir uang suap sekaligus sebagai teman dekat Luthfi Hasan Ishaq.

Luthfi diduga akan menggunakan pengaruhnya sebagai petinggi PKS kepada Menteri Pertanian Suswono yang juga diketahui sebagai kader partai itu untuk memuluskan PT.Indoguna Utama memperoleh kuota impor daging sapi.
sumber: jurnas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *