KOMPOLNAS: PELAKU PENYERANG LAPAS SUDAH MENGERUCUT

“Siapasih yang punya laras panjang dan ramai-ramai bergerak.”

VIVAnews – Anggota Komisi Kepolisian Nasional, Adrianus Meliala, menilai penyerangan oleh sekelompok orang bersenjata di Lapas Cebongan, Sleman, Yogyakarta, bukan tindakan yang dapat diantisipasi petugas keamanan.

Sehingga menurutnya, masalah ini tidak bisa dilihat dengan perspektif kecolongan. “Yang dihadapi bukan napi marah, atau tahanan lari yang bisa diantisipasi, tapi 15 orang menyerbu dengan menenteng senjata,” kata Adrianus saat dihubungi VIVAnews.

Dia menjelaskan bahwa kelihaian para pelaku dengan menyeting waktu penyerangan menujukkan ini dilakukan bukan oleh orang sembarangan. Karena itu dia meminta agar siapa pelaku yang melakukan aksi brutal ini segera diungkap. “Siapasih yang punya laras panjang, ramai-ramai bergerak, apa kita mau nuduh preman,” ucapnya.

Bila melihat korbannya, Adrianus mengatakan, pelaku ingin menggunakan caranya sendiri ketimbang proses hukum. Dia meyakini yang jadi penyebab insiden berdarah ini adalah karena pelaku marah melihat temannya meninggal. “Jadi sebenarnya ini bisa dikerucutkan bahwa pelakunya adalah mereka,” ucap dia.

Seperti diberitakan sebelumnya empat tersangka pembunuh anggota personel Intel Kodam Diponegoro Serka Heru Santoso, tewas diberondong tembakan belasan orang tak dikenal di dalam selnya di Lapas Cebongan Sabtu dini hari.

Pangdam IV Diponegoro Mayor Jenderal Hardiono Saroso, mengaku siap membantu tugas penyidikan yang dilakukan Polda DIY untuk mengungkapkan kasus ini secara tuntas. Ia minta agar semua pihak tidak berspekulasi siapa penyerang Lapas Sleman ini. “Jika saya tahu maka akan saya beri informasi,” kata dia.

Ia menjelaskan, kasus tewasnya Serka Heru Santosa tidak ada kaitannya dengan Kopassus. Serka Heru sudah menjadi anggota Den Intel Kodam IV Diponegoro dan bukan lagi anggota Kopassus ataupun Kodim Yogyakarta.
sumber: vivanews

This entry was posted in Berita, Berita dan Informasi Utk Takasima. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *