KELUARGA DILARANG BESUK NAPI LAPAS SLEMAN

Starberita -Sleman,  Petugas forensik dari Polda DIY kembali melakukan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) penembakan tahanan di Lembaga Permasyarakatan (Lapas) IIB Cebongan, Sleman, pagi ini.

Terkait olah TKP, pihak Lapas Cebongan pun menutup sementara Lapas. Kerabat para napi yang akan berkunjung, tidak diperkenankan masuk.

Kepala Lapas Cebongan, Sleman, B. Sukamto mengatakan, olah tempat kejadian perkara kemarin, Sabtu (23/3) selesai sekitar pukul 18.00 WIB. “Masih dilanjutkan. Pagi ini mulai lagi,” ujarnya, Minggu (24/3).

Ruang Anggrek blok A yang merupakan tempat empat tahanan dieksekusi, saat ini juga masih diberi tanda police line.

Karyawan maupun petugas Lapas juga masih dilarang untuk masuk ke dalam ruangan tersebut. “Masih ada garis police line, jadi kita belum tahu bekas akibat kejadian tersebut. Yang jelas, tembok di sekitar ruangan rusak terkena bekas tembakan,” tuturnya.

Dikatakan Sukamto, jadwal jenguk hari ini ditiadakan. Biasanya, keluarga diizinkan untuk memberikan makanan kepada tahanan pada hari Minggu. Tapi kali ini, keluarga yang akan menjenguk tahanan terpaksa harus kembali pulang.

Salah satu kerabat tahanan yang datang pada pagi tadi, Supriyani mengatakan, rencananya dia akan mengirim makanan kepada anaknya yang bernama Rino (21). Tapi, dia harus kembali pulang karena tidak diperbolehkan oleh petugas. “Saya tidak tahu kalau ada kejadian (kemarin) seperti itu,” ujarnya.

Seperti diketahui, empat tahanan titipan Polda DIY di Lapas Cebongan, tewas ditembak segerombolan orang bersenjata. Empat tahanan yang tewas tersebut bernama, Hendrik Benyamin Sahetapy, Yohanes Yuan Manbait, Gamaliel Yermianto Rohi Riwu dan Adrianus Sandragalaja.  Keempatnya tewas ditembak kelompok berjumlah 17 orang.

Keempat tahanan itu merupakan pelaku penganiayaan hingga menewaskan anggota TNI AD, Sersan satu Santoso,  di Hugo’s Kafe, Jalan Adisutjipto, km 8,5, Maguwoharjo, Sleman, Selasa (19/3). (okz/YEZ)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *