SUMBAR ALOKASIKAN RP 116,27 MILIAR UNTUK PROGRAM PERTANIAN

MedanBisnis – Padang. Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Pemprov Sumbar) mengalokasikan dana Rp116,27 miliar bersumber dari APBD 2013 untuk membiayai pelaksanaan program pembangunan di sektor pertanian.
“Dana itu dialokasikan melalui pos anggaran tiga satuan kerja perangkat daerah (SKPD) yang memiliki tugas pokok dan fungsi (Tupoksi) terkait urusan pembangunan pertanian,” kata Gubernur Sumbar, Irwan Prayitno di Padang, Jumat (22/2).

Tiga SKPD itu masing-masing, Dinas Pertanian menerima dana sebesar Rp51,24 miliar untuk melaksanakan 136 kegiatan dalam urusan pertanian, lalu Dinas Perkebunan dengan 98 kegiatan mendapat alokasi anggaran Rp25,79 miliar dan Dinas Peternakan dengan dana Rp38,28 miliar melaksanakan 116 kegiatan.

Anggaran untuk membiayai pembangunan sektor pertanian itu cukup signifikan yang mencapai 7,23 persen dari total belanja langsung dalam APBD 2013. Cukup besarnya dana tersebut karena, dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) 2011-2015 dirancang bahwa kegiatan usaha pertanian menjadi sektor dengan potensi terpenting dalam pembangunan ekonomi di Sumbar.

Pentingnya sektor pertanian terlihat dari kontribusinya yang tinggi terhadap nilai keuntungan komparatif, laju pertumbuhan ekonomi dan perkembangan perekonomian Sumbar dalam lima tahun terakhir, katanya.

Ia menjelaskan, dari sisi keuntungan komparatif produk pertanian mempunyai nilai tinggi yakni pada indeks 1,657 yang berada diatas satu yang menunjukan tingginya keunggulan produk dihasilkan sektor ini.

“Kemudian, dilihat dari kontribusinya terhadap laju pertumbuhan persektor ekonomi, pertanian dalam lima tahun terakhir mempunyai rata-rata 4,78 persenyang dinilai cukup tinggi,” jelasnya.

Sedangkan kontribusi sektor pertanian dalam perekonomian Sumbar juga cukup besar yang mencapai 24,75%. Iwan menyebutkan, jika dirinci berdasarkan subsektor pertanian, maka subsektor tanaman pangan termasuk potensi utama dalam perekonomian Sumbar dengan kontribusi terhadap struktur ekonomi mencapai 12,79%, pertumbuhan ekonomi 4,72% dan keuntungan komparatif dengan indeks 1,725.

Selanjutnya, subsektor perkebunan memberikan kontribusi pada struktur ekonomi mencapai 5,48%, pertumbuhan ekonomi 7,11% dan keuntungan komparatif pada indek 2,223.
Lalu subsektor peternakan dengan kontribusi untuk struktur ekonomi mencapai 2,02%, pertumbuhan ekonomi 3,49% dan keuntungan komparatif dengan indek 1,115. ( ant)
sumber: medanbisnisdaily

This entry was posted in Berita, Informasi AgriBisnis. Bookmark the permalink.

1 Response to SUMBAR ALOKASIKAN RP 116,27 MILIAR UNTUK PROGRAM PERTANIAN

  1. Pingback: care sunt beneficiile

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *