PERUSAHAAN DI SIANTAR BISA DITUNTUT PIDANA DAN PERDATA

TRIBUN-MEDAN.com, Pematangsiantar – Ketua Partai Buruh Kota Siantar EB Manurung menerangkan jika perusahaan yang tidak memberikan upah sesuai dengan UMK dapat dituntut secara perdata maupun pidana. Ia menyatakan sesuai dengan UU 13 Tahun 2003 tentang buruh, perusahaan  bisa dituntut  ke kepolisian secara pidana agar diproses lantaran hal tersebut merupakan pelanggaran yang masuk kedalam tindak pidana.

“Perusahaan juga bisa digugat secara perdata bersama serikat buruh, Kedisnaker hingga ke PHI maupun ke Mahkamah Agung. Bahkan saat ini, kondisi buruh memang sangat memperhatinkan. Dimana masih ada buruh dikawasan Siantar-Simalungun yang masih menerima upah sebesar Rp 600 ribu,”katanya kepada www.tribun-medan.com, Minggu (24/2/2013).

Bahkan lucunya, pemerintah sendiri belum mampu menjalankan UMK yang dimaksud. Padahal, honorer dilingkungan Pemko sendiri seharus mengikuti peraturan UMK. “Penggajian mereka harus sesuai UMK. Pemerintah tidak bisa berdalih mereka (Honorer) tidak buruh dan kurangnya kemampuan keuangan daerah,”ujar EB.

Masih banyak buruh di Kota Pematangsiantar mendapat upah dibawah Upah Minimum Kota (UMK). Padahal pemerintah sudah menetapkan UMK untuk Kota Pematangsiantar sebesar Rp1,375,000.
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to PERUSAHAAN DI SIANTAR BISA DITUNTUT PIDANA DAN PERDATA

  1. Pingback: buy 5-meo-dmt powder online for sale overnight delivery cheap https://thepsychedelics.net/

  2. Pingback: order ketamine powder online for sale overnight delivery in usa canada uk australia cheap legally

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *