PEMBUNUH SHELOW: ADA BISIKAN YANG MEMPENGARUHI SAYA

TRIBUN-MEDAN.com, Lubukpakam – Tersangka dalam kasus pembunuhan Shelow, Santi Magdalena Manurung  kepada wartawan mengatakan saat menculik korban mengatakan saat itu dalam pikirannya saat itu aku hanya mendengarkan bisikan yang ada di dalam hatinya.

“Entah bisikan apa, di dalam hatiku yang paling kecil untuk menculik dan membekap sehingga Shelow terbunuh,” ujarnya.

Hal itu ia lakukan karena memiliki dendam pribadi terhadap ibu korban yang pernah melecehkannya didepan umum dengan perkataan ibu korban.

“Ada masalah pribadi dengan ibunya yang tidak bisa aku utarakan. Hanya polisi dan aku yang tahu,” tuturnya.

Ia mengatakan, ia tidak pernah berhutang dengan siapapun, apalagi ibu korban. Hal ini ia lakukan semata karena merasa dihina oleh ibu korban.

“Si Shelow datang sendiri ke rumahku. Saat itu hujan, Shelow dan anak-anak yang lain yang berada di daerah itu memang sering bermain ke rumahku. Saat korban datang sendirian ke rumah aku  lalu langsung sekap  dan dimasukan ke dalam kamar tepatnya di bawah kolong tempat tidur,” terangnya.

Selama disekap korban tidak pernah dibawa keluar rumah. Hanya berada di bawah kolong tempat tidur tersangka. Tersangka mengetahui korban sudah tidak bernyawa lagi Selasa sore.

“Hari senin masih aku rasakan denyut nadinya masih ada, dalam posisi kugendong saat kupegang lehernya masih ada denyut nadinya,” ujarnya.(Cr3/tribun-medan.com)
sumber: medan.tribunnews

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to PEMBUNUH SHELOW: ADA BISIKAN YANG MEMPENGARUHI SAYA

  1. Pingback: Uodiyala

  2. Pingback: Generic Adderall

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *