MINYAK TANAH SUBSIDI DIBAWA KELUAR NIAS

Gunungsitoli, (Analisa). Kadis Deperindag Koperasi dan UKM Kota Gunungsitoli Abdul Majid, Jumat (2/2) mengatakan, minyak tanah saat ini di Gunungsitoli memang langka. Dari hasil pengawasan di lapangan ditemukan harga minyak tanah juga bervariasi dari Rp4.500 sampai Rp6.000 per liter.
Dijelaskannya, dari hasil rapat koordinasi bersama dengan Depot Pertamina Gunungsitoli dapat diketahui jumlah minyak tanah yang dikeluarkan setiap hari ada 40 kilo liter untuk sekepulauan Nias. Di mana menurut perhitungan dengan jumlah tersebut sehrusnya minyak tanah di Pulau Nias surplus bukan malah langka. Kata Majid.

Kadis Deperidagkop, UKM Kota Gunungsitoli juga mengatakan kelangkaan minyak di Gunungsitoli diduga adanya minyak yang dibawa keluar daerah Nias, sebab saat ini hanya di Kepulauan Nias yang mendapatkan subsidi minyak tanah denga harga HET provinsi Rp2.850 per liter.

Beberapa minggu terakhir khusus di Kota Gunungsitoli minyak tanah langka di Gunung Sitoli. Kalaupun ada harganya meroket bervariasi dijual di pengecer antara Rp4.500 sampai Rp6.000 per liter.

Seperti dituturkan, Ros (40) penduduk Jalan Pattimura yang sehari-hari bekerja catering, kepada Analisa, Kamis, (21/2) mengatakan, sudah beberapa hari belakang Ia harus membeli minyak tanah Rp4.500 per liter. ia sangat berharap harga minyak tanah dapat segera stabil kembali dan harga minyak tanah dapat di jangkau oleh masyarakat kecil. (kap).
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *