30 KM JALAN LINTAS PROVINSI RUSAK BERAT

Starberita – Kabanjahe, Kasat Lantas Polres T. Karo pantau jalan rusak, mulai dari Kec. Kabanjahe hingga Merek yang kerap kali menewaskan pengguna jalan, akibat jalan kupak-kapiknya lintas jalan Provinsi, yang menghubungkan Kab. Dairi – Pakhpak Barat dan NAD.
“Sekira 30 kilo meter jalan lintas Provinsi se Kabupaten Karo rusak parah. Akibat jalanan rusak tersebut kerab kali pengguna sepeda motor terjatuh ke dalam lubang jalanan, hingga mengakibatkan tewas ditempat”, terang Kasat Lantas AKP Radu Sembiring, didampinggi pihak dari Dishub Perhubungan, LLAJ, dan Dinas PU, bidang Bina Marga, saat meninjau lokasi mulai dari Kec. Kabanjahe hingga Kec. Merek Kab. Karo kepada Wartawan, Rabu (20/2).

Pantaun Wartawan di lokasi, seperti di jalan Laudah, Kec. Kabanjahe hampir sepanjang jalan ditemui drainase air yang mirip seperti lubang goa, dan daerah tersebut sangat rawan longsor, bahkan salah satu rumah warga sudah mengancam korban jiwa akibat longsor.Akibatnya, mobil roda enam acap kali terbalik. Apa lagi saat musim hujan, air yang keluar dari drainase air, ibarat air pasang dari pantai yang datang.Karena air tersebut, sempat memakan korban jiwa, seperti yang dialami alm Opung yang tewas terbawa arus, dari drainase air hingga ke sungai laudah bulan Januari kemaren.

“Kita akan segera mengumpulkan saksi-saksi atas kejadian korban tewas laka lantas. Bila sudah terbukti sesuai dengan reka ulang, dan kita akan periksa hingga mengenakan ancaman RUULAJ no 22 tahun 2009, pasal 273, ayat (3), ancaman hukuman 5 tahun kurungan, atau denda Rp120 juta bagi pihak yang berwajib atas kesalahan korban manusia,” terang Kasat Lantas.

Sementara itu, akibat jalan rusak yang menewaskan pengendara sepeda motor lainnya, dialami Anggiat Saroha Lingga warga Desa Naga Lingga, Kec. Merek  yang tewas saat hendak mandi ke sungai tepatnya di Desa Aek Kotang.(Dhona/MBB)
sumber: starberita

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *