TERLIBAT NARKOBA, MANTAN KETUA OKP DIVONIS 9 BULAN

Medan- andalas Mantan ketua organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Medan, M.Syafii Nasution SE alias Buyung Berland terdakwa dalam keterlibatan narkotika jenis sabu 97 gram. divonis hanya Sembilan Bulan Penjara oleh ketua Majelis Hakim Agus Setiawan, di Pengadilan Negeri (PN) Medan, Selasa (19/2).

Terdakwa terbukti bersalah melanggar pasa 131 Undang-Undang  narkotika karena mengetahui tetapi tidak dilaporkan.

“Menjatuhkan hukuman  terhadap terdakwa M.Syafii kurungan 9 Bulan Penjara dikurang masa tahanan dan tetap ditahan serta membayar uang perkara sebesar Rp1000”, ucap majelis.

Usai membacakan putusan, Majelis Hakim memberi kesempatan kepada terdakwa menanggapi putusan tersebut. “Bagaimana terdakwa, kamu terima atau kamu pikir-pikir masih ada 7 hari kedepan untuk melakukan banding di Pengadilan Tinggi Medan,? Kamu diskusi dahulu dengan Penasehat hukum kamu?” Tanya majelis.

Setelah melakukan Diskusi dengan Penasehat Hukumnya, Ayu Rosalin dari kantor Advokat Rumpun Melati, terdakwa menjawab menerima keputusan tersebut. Sedangkan JPU Fatha Chotib Udin SH masih pikir-pikir terhadap putusan tersebut.

Sebelumnya M. Syafii Nasution SE alias Buyung Berland warga Jalan Karya Kasih Meteorologi, Pangkalan Mansyur Kecamatan Medan Johor dan juga mantan ketua organisasi kepemudaan (OKP) Kota Medan ini,  dituntut satu tahun penjara  oleh JPU Fatha Chotib Udin SH,  di PN Medan, Senin (11/2) Siang.

JPU menyebutkan terdakwa terbukti bersalah melanggar pasal 131 Undang-Undang  narkotika dalam keterlibatan narkotika jenis sabu seberat 97 gram.

“Hal yang memberatkan terdakwa tidak membantu Negara memberantas narkotika dan melaporkan adanya tindak pidana umum. Dan hal yang meringankan terdakwa mengakui perbuatannya dan menyesali perbuatannya”, terangnya.

Sebelumnya Dalam dakwaan  JPU, Fatha Chotib Udin SH, bahwa M.Syafii Nasution alias Berland Buyung bersama rekan wanitanya Farida Hanum ditangkap di sebuah rumah di Jalan Kertas, Kelurahan Sei Putih Barat, Kecamatan Medan Petisah pada tanggal 18 September 2012 sekitar pukul 18:00 WIB.

Dimana Saat itu, petugas kepolisian dari Dit Res Narkoba Polda Sumut, Jonggi H Damanik dan Johson Sianipar mendapat informasi rumah tersebut kerap dijadikan tempat transaksi narkoba dalam jumlah besar.

Setelah dilakukan pengintaian, oleh petugas yang menyamar sebagai pembeli. Mencoba menghubungi Farida untuk memesan narkoba jenis sabu-sabu sebanyak 100 gram dengan kesepakatan harga sebesar Rp 85 juta.

Tanpa curiga, Farida langsung menghubungi Buyung Berland untuk membantunya dipertemukan dengan Zulham alias Zul Provos di kediaman Farida di Jalan Biduk, Medan Petisah. Setelah itu, Farida bersama Buyung bertemu dengan Zul Propos di Jalan Gagak Hitam.

Di lokasi itu, Farida menerima sebungkus plastik tembus pandang berisi sabu-sabu dan langsung menyimpannya ke dalam tas Farida dari Zul Propos. Dan langsung mengajak Buyung menemaninya ke Jalan Kertas untuk bertransaksi dengan pembeli.

Saat transaksi bungkusan itu diserahkan kepada Jonggi. Tanpa pikir panjang  petugas menangkap Farida dan Buyung beserta barang bukti satu bungkus plastik berisi sabu-sabu seberat 97 gram.

Selanjutnya untuk pengembangan atas kasus tersebut, petugas memboyong keduanya bersama barang bukti kepihak yang berwajib.

Atas perbuatannya,  kedua terdakwa terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 jo pasal 132 ayat 1 UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika dengan ancaman di atas lima tahun penjara.(starberita)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to TERLIBAT NARKOBA, MANTAN KETUA OKP DIVONIS 9 BULAN

  1. Pingback: buy marijuana online with discreet packaging

  2. Pingback: how to dry mushrooms

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *