DITEMUKAN TANDA PENGANIAYAAN DI TUBUH CELLO

Medan- andalas Berdasarkan hasil otopsi tehadap Cello Alviano Nababan (4) ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan fisik. Kepala Forensik RS Pirngadi Medan, Prof.Dr Surjit Sing mengatakan setelah hasil otopsi ditemukan tindakan kekerasan di kepala.

“Kita menemukan sementara ada pukulan benda tumpul dikepala dan dileher, kemudian ada luka tusukan di bagian belakang ini masih belum bisa dipastikan luka tersebut menggunakan senjata tajam atau tidak” ujar Surjit.

Surjit Sing memperkirakan bahwa korban telah meninggal sejak dua hari yang lalu. ” Melihat dari kondisi tubuhnya yang sudah hampir membusuk diperkirakan telah tewas 2-3 hari”. Ucapnya.

Seperti diketahui, Cello Alviano Nababan (4) balita korban penculikan meninggal dunia ditangan penculiknya. Korban yang anak dari Kepala DusunĀ  Sahar Nababan dan Kasma Boru Manurung Hilang sejak Minggu (17/2) pukul 17.00 WIB dan ditemukan pada Selasa (19/2) malam pukul 22.00 WIB.

Paman korban S. Purba yang ditemui di Rumah Sakit Pirngadi Medan, mengatakan mendapat informasi bahwa keponakannya Cello telah ditemukan tidak jauh dari rumanya oleh tim Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Poldasu) yang mengerahkan anjing pelacak. “Saya mendapat ditelpon oleh orang tuanya bahwa Cello telah meninggal dan ditemukan tidak jauh dari rumah mereka” ucap Purba.

Cello Alviano Nababan diduga diculik didepan rumah di Dusun VII Kampung Motung, Desa Pagar Jati Kecamatan Lubuk Pakam. Cello diduga dibunuh karena orang tuanya tidak mampu menebus dari penculik sebanyak Rp 2 miliar.(Starberita)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *