7 KECAMATAN DI MADINA TERISOLIR

Panyabungan- andalas Tujuh kecamatan di Kabupaten Mandailing Natal (Madina) yang berada di wilayah Pantai Barat dipastikan terisolir, karena putusnya jalur transportasi dari Panyabungan ke wilayah kecamatan di Pantai Barat akibat bencana longsor melanda penghubung antara kedua wilayah itu.

“Benar, telah terjadi longsor di jalur lintas Panyabungan-Pantai Barat, dimana material longsor setebal 7 meter menutupi badan jalan,” sebut Camat Panyabungan Selatan, Lilyyana Lubis AP, Kamis (21/2).

Dikatakan, jalur transportasi Panyabungan-Pantai Barat tidak bisa dilewati. ”Kita tengah berusaha untuk membersihkan material longsor dari badan jalan,” katanya.

Sementara salah seorang supir truk, Suhardi, mengaku sudah antri sejak terjadi longsor. ”Pemerintah diharapkan segera menangani longsor, agar arus transportasi kembali normal,” pinta supir pengangkut pupuk dari Medan ini.

Sedangkan seorang warga Kecamatan Batang Natal, Marahalim Nasution,mengaku kecewa kepada Dinas Jalan dan Jembatan Provinsi Sumatera Utara yang sangat lamban menangani longsor di jalur  lintas Pantai Barat Madina.

“Seharusnya, satu alat berat distandbykan di lokasi jalan ini. Sebab, saat ini curah hujan di Madina sangat tinggi dan rentan terjadi longsor,” katanya.

Bila jalan lintas Pantai Barat tidak secepatnya diatasi, kata Marahalim, dampaknya akan sangat terasa kepada masyarakat yang berada di 7 kecamatan di wilayah Pantai Barat.

Longsor yang menutupi badan jalan lintas Pantai Barat membuat antrian kenderaan mencapai sepanjang 5 Km. Diketahui, curah hujan di Kabupaten Madina saat ini cukup tinggi. Akibatnya, sejumlah wilayah dilanda banjir dan longsor. (starberita)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to 7 KECAMATAN DI MADINA TERISOLIR

  1. Pingback: buy lsd online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *