TIM PENGAWAS PERIKSA LIMA PIMPINAN KPK

Draft Sprindik Palsu Anas

Jurnas.com | INVESTIGASI Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap dugaan kebocoran dokumen yang diduga sebagai draft Surat Perintah Dimulainya Penyidikan (Sprindik) atas nama Ketua Umum Partai Demokrat (PD), Anas Urbaningrum terkait kasus proyek Hambalang hingga kini belum juga rampung.

Padahal, tim pengawas internal yang dibentuk KPK telah melakukan penelusuran dan pemeriksaan kepada internal lembaga antikorupsi tersebut. Termasuk pemeriksaan terhadap lima pimpinan KPK. ”Sudah, semuanya (diperiksa pimpinan),” ujar Wakil Ketua KPK, Busyro Muqoddas di kantor KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).

Namun Busyro membantah belum rampungnya investigasi tersebut akibat lambannya penelusuran yang dilakukan oleh tim pengawas internal tersebut. Busyro berdalih, tim investigasi baru bekerja selama lima hari belakangan. ”Itu kan belum sepekan. Itu baru lima hari yang lalu. Belum selesai,” katanya.

Mantan Ketua Komisi Yudisial ini juga membantah bahwa tim pengawas menemui kendala dalam melakukan investigasi. ”Sama sekali disini tidak ada kendala.

Pokoknya tunggu saja tentang draft sprindik masih diteliti sama pengawas internal,” katanya.

Busyro enggan mengomentari isi dokumen draft Sprindik yang diduga bocor tersebut. Utamanya mengenai tiga tanda tangan pimpinan KPK dalam dokumen tersebut. ”Tunggu hasil saja. Saya tidak boleh mendahului,” katanya.
sumber: jurnas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *