SAT POL AIR POLRES LANGKAT SITA 4 PASANG PUKAT GRANDONG

LANGKAT (Waspada): Satuan Polisi Air (Pol Air) Polres Langkat dalam operasi yang digelar Selasa (19/2), menyita 4 set (8 unit) kapal (pukat) grandong yang sedang beroperasi di perairan Jermal Baris 10, Tapak Kuda, Kab. Langkat.

Operasi yang dipimpin Kasat Pol Air, AKP Suwito Widodo, dengan menggunakan Kapal Patrolo II-2017, melibatkan 8 orang personil anggota tersebut berjalan lancar tanpa mendapat perlawanan dari para Anak Buah Kapal (ABK).

AKP Suwito Widodo yang dikonfirmasi Waspada mengatakan, dalam operasi tersebut, pihaknya berhasil mengamankan 22 orang ABK. “Saat ini kami masih dalam perjalanan laut menggiring barang bukti 4 set kapal menuju Pos Kuala Serapuh,” ujarnya.

Widodo menambahkan, beberapa pukat grandong yang disita milik pengusaha asal Belawan. Kasat Pol Air menjelaskan, sesuai peraturan, pukat yang ditarik dengan dua kapal tidak dibenarkan beroperasi dalam zona tertentu.

Penyitaan pukat grandong yang dilakukan Pol Air Polres mendapat apresiasi dari Ketua Harian DPD Persatuan Nelayan Tradisional Indonesia (PNTI) Kab. Langkat, Andi Abbas, termasuk Sekretaris, Azhar Gek.

Abbas kepada Waspada menyampaikan apresiasinya atas tindakan penangkapan yang dilakukan Pol Air. Ia berharap, pemerintah terus meningkatkan pengawasan terhadap operasional pukat grandong yang mematikan mata pencaharian nelayan kecil.

Sekretaris DPD PNTI, Azhar Gek pada hari yang sama menjelaskan, pukat grandong yang disita sebagian milik pengusaha asal Belawan bernama, Tjing Am, dan beberapa kapal milik pengusaha asal Kuala Gebang, Langkat.

“Ini merupakan langkah positif untuk menciptakan iklim kondusif di laut. Jka pukat grandong dibiarkan, maka situasi kemanan di laut akan terus bergelok,” uangkapnya.

Sementara itu, dua dari enam unit pukat grandong yang disita nelayan pada saat terjadi peristiwa pembakaran kapal di perairan Kuala Gebang bulan Januari lalu, telah ditarik aparat dari perairan Desa Perlis, Kec. Brandan Barat, beberapa hari lalu.

Penarikan kapal ini tanpa memunculkan gejolak dari masyarakat pesisir di Desa Perlis, karena polisi telah membebaskan 22 orang warga yang ditangkap karena diduga terlibat aksi pembakaran kapal.

Saat ini, polisi masih menahan 15 orang nelayan diduga terlibat aksi penyerangan ke Mapolres Langkat. Informasi yang diperoleh, tersangka dalam pekan ini akan mengirup udara kebebasan dengan status penangguhan penahanan.(a02)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

3 Responses to SAT POL AIR POLRES LANGKAT SITA 4 PASANG PUKAT GRANDONG

  1. Pingback: darkfox market url

  2. Pingback: Fortune GamesĀ® Real Money Casino Slot Games Slots

  3. Pingback: buy origin mango psilo gummies (0 25g 1g) shroom

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *