MANTAN KEPALA BKKBN BATUBARA DIVONIS 16 BULAN PENJARA

MEDAN (Waspada): Mantan Kepala BKKBN Batubara Muhammad Kubri dijatuhi  hukuman 16 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider dua bulan kurungan,  atas perkara tidak dibayarnya honor 13 petugas Pembantu Pembina Keluarga Berencana Desa (PPKBD) di Kabubaten Batubara tahun 2009, sebesar Rp350 ribu  perbulan/orang.

Sementara dalam perkara sama, Zailani, selaku Bendahara BKKBN Batubara,  dihukum 18 bulan penjara dan denda Rp50 juta subsider tiga bulan kurungan.  Khusus Zailani, ia juga dibebani pidana tambahan membayar kekurangan  kerugian negara Rp10,6 juta subsider sembilan bulan penjara. Sebelumnya,  Zailani telah membayar kerugian negara sebesar Rp77 juta.

Dalam putusan majelis hakim Pengadilan Tipikor Medan diketuai Jonner Manik,  Selasa (19/2) menyatakan, kedua terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak  pidana korupsi secara bersamasama, terkait tidak dibayarnya honor 13 petugas  PPKBD di Kabubaten Batubara tahun 2009, sebesar Rp350 ribu perbulan/orang.

Kedua terdakwa dinyatakan terbukti bersalah melanggar Pasal 3 UU No.31  Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi jo Pasal 55 ayat (1)  ke1 KUHPidana. Para terdakwa menyalahgunakan wewenang untuk  memperkaya diri sendiri atau orang lain, dan merugikan negara.

Putusan majelis hakim terhadap terdakwa Muhammad Kubri lebih rendah dari  tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni 3 tahun 6 bulan penjara. Sedangkan  putusan terhadap Zailani sama dengan tuntutan JPU.

Menanggapi putusan majelis hakim, JPU Hendri dan penasehat hukum kedua  terdakwa menyatakan pikirpikir. Mereka memiliki waktu tujuh hari untuk  menentukan sikap, apakah menyatakan banding atau menerima putusan hakim.  (m38)
sumber: waspadamedan

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *