KPK KEMBALI SITA RUMAH JENDERAL DJOKO

Korupsi Simulator SIM

Jurnas.com | KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menyita rumah milik mantan Kepala Korps Lalu Lintas (Korlantas) Polri, Irjen Pol. Djoko Susilo. Penyitaan terhadap empat rumah tersebut berkaitan dengan penyidikan kasus dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) proyek Simulator SIM yang telah menjerat Djoko Susilo sebagai tersangka.

”Hari ini ada pemasangan plang sita terhadap beberapa rumah yaitu empat yang diduga milik Djoko Susilo,” ujar Juru Bicara KPK, Johan Budi SP di kantor KPK, Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (20/2).

Keempat rumah yang dipasangi plang sita tersebut yaitu rumah milik Djoko Susilo di Jl.Prapanca Raya Nomor 6, Jakarta Selatan, rumah di Jl.Cikajang, Jakarta Selatan, rumah di Jl. Elang Mas, Perumahan Tanjung Mas Raya, Jakarta Selatan dan serta rumah di Pesona Khayangan, Depok, Jawa Barat.

Johan melanjutkan, penyitaan dengan memasang plang sita tersebut bagian dari langkah penyidikan kasus dugaan TPPU Simulator SIM yang menyeret Djoko Susilo. Utamanya agar aset berupa rumah milik jenderal bintang dua itu tidak berpindah tangan.

Ditambahkan Johan, dengan dipasangnya plang sita di empat rumah hari ini, maka secara keseluruhan sudah sepuluh rumah milik Djoko Susilo yang disita oleh KPK. Meski begitu, Johan mengaku, belum bisa memastikan total nilai aset seluruh rumah yang telah disita tersebut. ”Nanti saya cek,” katanya.

Irjen Pol. Djoko Susilo telah resmi ditetapkan KPK, Senin (14/1) lalu sebagai tersangka TPPU terkait kasus dugaan korupsi pengadaan Simulator SIM. Dalam kaitan ini KPK pada Rabu (13/2) kemarin telah memasang plang sita di rumah yang diduga milik Djoko Susilo di Yogyakarta, Solo dan Semarang. Rekening jenderal bintang dua itu juga telah diblokir KPK.

Djoko sebelumnya juga telah ditetapkan sebagai salah satu tersangka kasus dugaan korupsi proyek Simulator SIM.

Penetapan Irjen Djoko Susilo sebagai tersangka TPPU ini setelah KPK menemukan adanya dugaan praktek pencucian uang. Pencucian uang itu diduga kuat berasal dari tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Djoko Susilo. Pencucian uang yaitu menyamarkan, mengubah bentuk kemudian juga menyembunyikan.

Karena itu Djoko disangkakan Pasal 3 dan atau Pasal 4 Undang-Undang (UU) Nomor 8 tahun 2010 tentang TPPU. Termasuk Pasal 3 ayat 1 dan atau Pasal 6 ayat 1 UU Nomor 15 tahun 2002.
sumber: jurnas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to KPK KEMBALI SITA RUMAH JENDERAL DJOKO

  1. Pingback: buy mushrooms online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *