22 RUMAH PETANI DIBAKAR PREMAN

Hamparan Perak-andalas Sebanyak 22 unit rumah milik petani miskin di areal lahan suguhan, Desa Klumpang, Kecamatan Hamparan Perak rata dengan tanah akibat dibakar dan dirusak ratusan massa bayaran pihak PTPN II Kebun Klumpang dengan dalih okuvasi, Kamis (14/2) pukul 08.00 WIB. Selain puluhan rumah, ribuan batang tanaman milik petani di sana turut dibabat dan dirusak.

DIROBOHKAN – Rumah petani yang dirobohkan dan dibakar oleh massa diduga preman suruhan pihak PTPN II Klumpang

 

Tak terima atas kejadian tersebut Ketua Kelompok Petani Tanah Suguhan, Ismul Hakim alias Gatot mengatakan, pihaknya akan mengadukan tindakan okuvasi itu ke Polres Pelabuhan Belawan, DPRD Sumut, serta ke Komnas HAM.

Dikatakannya, mereka telah bercocok tanam di lahan tersebut sejak 2 tahun lalu namun diperlakukan semena-mena oleh oknum PTPN II Kebun Klumpang. Kejadian ini menurutnya bahkan sudah yang kelima kali mereka alami.

Padahal mereka bukanlah petani penggarap melainkan petani di tanah suguhan dengan luas 350,468 M2 dengan SK berdasarkan alas hak surat keterangan tentang pembagian dan penerimaan tanah sawah dan ladang No 044/Hamparan Perak/Ds.

Berdasarkan surat ketetapan dari Mendagri tanggal 28 Juni 1951 No.12/5/14 dan ketetapan tgl 28 september 1951 No 036/K/agr telah dibagikan pada Harto Harjo Kampung Klumpang Psr V/iv Kecamatan Hamparan Perak, Kabupaten Deli Serdang, juga termasuk consessi ex-VDM Klumpang Estate luas 2 hektare panjang 200 meter lebar 100 yaitu petak 44 dalam peta lampiran berita acara
pengundian yang dilakukan di Klumpang Hamparan Perak tgl 4 April 1952.

“Sakit hatilah kami pak, inikan tanah kita, kita ada alas hak sebab kami ini ahli waris atas tanah suguhan ini, lihatlah, rumah kami sebagai tempat berteduh dan di lahan ini kami mencari makan kini sudah rusak diobrak abrik dan dibakar massa preman dari PTPN II Kebun Klumpang, kami di sini hanya sekadar untuk hidup dan bercocok tanam sesuai surat ahli waris yang kami miliki, kami bukanlah penggarap di sini dan sampai kapan pun kami tetap bertahan selangkah pun kami enggak mau mundur demi mempertahankan hak kami, kami menutut agar pihak PTPN II kebun Klumpang untuk membangun kembali rumah kami yang dibakar serta meminta ganti rugi,” keluh Rukita Br Bangun alias Girik (44) janda anak lima yang rumahnya habis dibakar massa preman suruhan itu.
Terpisah, Manager Kebun Klumpang Ir Heri Suprianto ketika coba dikonfirmasi belum bisa memberikan keterangan terkait okuvasi tersebut sebab masih berada di lokasi, ucap petugas Kerani I Kebun Kelumpang itu.(DP)
sumber : harianandalas

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to 22 RUMAH PETANI DIBAKAR PREMAN

  1. Pingback: Buy guns online

  2. Pingback: actavis promethazine codeine cough syrup 16oz 32oz pints for sale next day delivery without script cheap

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *