CABULI ANAK DIDIK, SEORANG GURU DIBERHENTIKAN DARI PNS

Singkil, (Analisa). Akibat melakukan pelecehan seksual terhadap anak didiknya, Taswir (50), guru SD Negeri SKPE, SP2 Penjahitan Kampung Sri Kayu, Kecamatan Singkohor, Kabupaten Aceh Singkil diberhentikan dari Pegawai Negeri Sipil (PNS).
Sanksi ini dilakukan setelah melalui proses sesuai dengan PP Nomor 53 Tahun 2010 sebagai suatu pelanggaran Disiplin PNS dengan hukuman berat berupa pemberhentian dengan hormat tanpa permintaan sendiri.

Menurut Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Aceh Singkil melalui sekretarisnya, Amril AR, dalam penyerahan SK Pemberhentian kepada Taswir, Jumat (15/2) di kantor BKPP setempat, hukuman berat ini dijatuhkan karena yang bersangkutan sebagai guru seharusnya menjadi teladan dan melindungi anak didiknya.

Dalam SK Bupati Aceh Singkil Nomor : Peg.862/47/2013 tanggal 5 Februari 2012 disebutkan bahwa pemberhentian dengan hormat bukan atas permintaan sendiri setelah dilakukan pertimbangan dan pengkajian oleh tim yang dibentuk bupati, di mana dari hasil pengkajian tersebut Taswir terbukti telah melakukan pelecehan seksual kepada muridnya pada April 2012 lalu sekira pukul 15.00 Wib di SD tersebut.

Selain itu, juga ada surat pernyataan wali murid SD Negeri SPE II Penjaitan Desa Srikayu yang menjadi korban pelecehan dan laporan Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Aceh Singkil Nomor : 800/1349/2012 , tentang adanya pelecehan seksual yang dilakukan Taswir yang telah bertugas sebagai guru PNS sekitar 28 tahun. Dengan pemberhentian tersebut dia masih menerima hak-haknya sebagai PNS berupa hak pensiun.

Taswir yang hadir didampingi kepala sekolahnya, menandatangani tanda terima keputusan pemberhentian dengan hormat dirinya dari PNS, disaksikan Kabid Pembinaan dan Pengembangan Aparatur PNS Riswan serta Kasubid Pengembangan Aparatur Azharuddin.

Tidak Aktif Bekerja

Menurut Amril, SK Bupati Aceh Singkil untuk memberhentikan dengan hormat bukan atas permintaan sendiri kepada Taswir, bersamaan dengan pemberhentian dua PNS lainnya di jajaran Pemkab Aceh Singkil.

Kedua PNS tersebut yakni dr Prasetya Karsa S, staf pada Dinas Kesehatan Aceh Singkil dan Fauzi Ruska, staf Puskesmas Singkohor diberhentikan dengan tidak hormat karena tidak aktif bekerja selama bertahun-tahun. Keduanya diberhentikan dengan SK Bupati Aceh Singkil No : 862/11/2013 tanggal 14 Januari 2013 tentang pemberhentian dengan tidak hormat .

“Kedua PNS tersebut diberhentikan dengan tidak hormat karena melalaikan tugas tidak masuk kerja terhitung sejak 20 Mei 2011 dan 1 April 2010. Kedua PNS ini tidak memperoleh hak pensiun dan hak lainnya,” tegas Amril.(sjp)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to CABULI ANAK DIDIK, SEORANG GURU DIBERHENTIKAN DARI PNS

  1. Pingback: mail order weed online with worldwide shipping

  2. Pingback: Buy LSD

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *