12 PELAJAR DIBEKUK POLISI SAAT PESTA TUAK DAN LEM

Subulussalam, (Analisa). Sebanyak 12 pelajar yang sedang melakukan pesta minum tuak dan menghisap lem kambing dibekuk aparat Polsek Simpang Kiri, Kota Subulussalam, Rabu (13/2) sekitar pukul 22.00 WIB.
Kapolres Aceh Singkil melalui Kapolsek Simpang Kiri, Iptu Hadidin Desky mengatakan, ke-12 pelajar disergap saat sedang asyik mengkonsumsi tuak dan lem di Jalan Cut Nyak Dhien Gang Padang, Gampong Subulussalam. Polisi melakukan penyergapan setelah menerima laporan warga sekitar yang selama ini resah akibat ulah kelompok pelajar ini.

“Semua yang ditangkap masih berstatus pelajar. Kini mereka kita diamankan di Mapolsek Simpang Kiri untuk diberi pembinaan dan baru dilepas setelah membuat surat perjanjian tidak mengulangi perbuatannya

Hadidin yang mantan Kapolsek Gunung Meriah, Kabupaten Aceh Singkil ini membenarkan bahwa sebagian dari pelajar yang ditangkap itu sudah sering melakukan aksi pencurian, mengisap lem, minum tuak dan tergabung dalam genk motor yang sering ngebut di jalan raya.

“Rencananya mereka akan dipulangkan hari ini. Namun sebelumnya polisi akan berkoordinasi dengan Dinas Sosial untuk proses pembinaan. Para orang tua bersama kades masing-masing tempat berdomisilinya para pelajar, diminta hadir di Polsek untuk membuat komitmen agar dapat menjaga dan membina anak-anaknya,” ujar Hadidin.

Ditambahkan, tingkat kejahatan pelajar di Kota Subulussalam meningkat dalam empat bulan terakhir, di mana tercatat sudah 17 kasus dan rata-rata pelakunya anak di bawah umur,” ujarnya. (sdr)
sumber: analisadaily

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *