DIDUGA DIBUNUH DAN DIRAMPOK PRIA BERINISIAL D

Cewek Tewas Melotot Bernama Siti Aisyah

PANTAI LABU-PM : Identitas jenazah cewek diduga korban perampokan yang mengapung di Kuala Sungai Baru Desa Bagan Serdang Kec. Pantai Labu, Minggu (3/2) lalu, dikenali bernama Siti Aisyah (22). Kemarin (4/2), jenazah warga Gang Inpres Dusun I Desa Wonosari, Kec. Tanjung Morawa dijemput pihak keluarga dari Kamar Mayat RSU dr Pirngadi Medan.

Menurut kisah kedua orangtua, Siti Aisyah berpamitan dari rumah pada Kamis (31/1) pukul 18.00 Wib, ke rumah temannya di Desa Tambak Rejo Kec. Batang Kuis. Ketika itu korban berangkat mengendarai sepedamotor Yamaha Zupiter Z warna merah BK 2503 MAC, dan mengenakan kaos kuning bertuliskan KEROPPI bergambar kodok, memakai kalung terbuat dari besi putih bertuliskan 2 GSYAH.

Selain itu, adanya tahi lalat pada pinggang sebelah kiri semakin menguatkan keluarga korban bahwa jasad yang diberitakan POSMETRO MEDAN adalah Siti Aisyah, putri pertama dari 4 bersaudara pasangan Ruprito (44) dan Sukarni (42).

Menurut Sukiono (44), paman korban, kepada kru koran ini, 3 jam setelah korban meninggalkan rumah, pihak keluarga menghubungi dua nomor HP merek Maksis dan H20, miliknya. Namun kedua nomor korban tidak aktif. Begitu juga dengan pesan singkat (SMS) yang dikirim ke nomor HP korban, selalu gagal. Keluarga pun mencari korban ke keluarga dan temannya. Bahkan jasa “orang pintar” sudah dipergunakan keluarga korban dan menyarankan agar dicari ke kawasan Pantai Labu.

Anehnya, pada Sabtu (2/2) malam seorang laki-laki berinisial D datang bertamu ke kediaman korban dan berjumpa dengan kedua orangtua beserta paman korban. Di hadapan pihak keluarga korban, D mengatakan kalau dirinya masih komunikasi dengan korban lewat HP Kamis (31/1) tengah malam dan menyatakan bahwa korban butuh pertolongan, karena terjatuh dari sepeda motoronya di kawasan Jati Kembar Kecamatan Batang Kuis. D juga menuturkan kalau dia siap membantu untuk menemukan korban, namun ketika keluarga korban mempertanyakan alamat D, malah D memberikan 3 alamat yang berbeda. Sehingga keluarga korban menaruh curiga kalau pengakuan D selalu berbelit. “Kami curiga dengan pengakuan D yang berbelit,” ujar Sukiono

Sementara itu, pantauan kru koran ini di kediaman korban, di sekitar rumah berdinding batu tanpa plester itu dari pagi hingga sore hari ratusan warga sudah bersiap-siap menunggu kedatangan jasad korban dari RS Pirngadi Medan.

Menurut pengakuan warga, semasa hidupnya, korban dikenal sebagai gadis periang dan pandai bergaul. Sehingga hampir setiap malam minggu banyak teman korban yang datang ke rumahnya.

Korban yang hanya lulusan Madrasah Tsanawiyah dekat Cadika Lubuk Pakam tahun 2006 silam, tidak pernah lelah untuk mencari pekerjaan. Sebelumnya korban sempat bekerja di pabrik pengolahan Pinang di Tanjung Morawa. Dari hasil bekerja, lebaran tahun 2012 lalu, korban pun membeli sepedamotor dengan cara mencicil. Namun belum sempat lunas, korban diberhentikan perusahaan. Akhirnya, agar tidak menjadi beban orangtuanya yang hanya bekerja bangunan, Siti Aisyah tak malu menjadi tukang cuci kain di rumah Ibu Ririn, tetangganya. “Korban tidak malu bekerja apa saja yang penting halal,” ujar warga sekitar.

Sekitar pukul 18.10 Wib, mobil Ambulans RSU dr Pirngadi Medan memasuki halaman rumah korban. Warga yang berjejer di sekitar kediaman korban, terharu dan bahkan menangis ketika petugas ambulans menurunkan jasad korban yang terbungkus kain kafan ditutupi dengan kain panjang. Sekitar 10 menit di salatkan, korban pun dimakamkan di tempat pemakaman umum di Dusun I Desa Wonosari yang hanya berjarak 100 meter dari rumah duka.

Terpisah, Kapolsek Beringin AKP Lamsan Manurung SH bersama Kanit Reskrim Iptu Andi Gustawi Lubis saat dikonfirmasi mengatkan pihaknya terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap kasus itu. “Karena suasana masih berduka, kedua orang tua korban belum bisa dimintai keterangan,” katanya.

Sedangkan Iptu Agil yang ditemui di RSU Pirngadi Medan, mengaku pihaknya belum bisa memastikan penyebab kematian korban. “Kasus ini kami yang menangani karena termasuk ke dalam wilayah kami. Namun kami belom bisa memastikan apakah ini benar-benar kasus pembunuhan atau bukan. Jadi kita tunggu saja hasil otopsi,” ucapnya.

Sementara salah seorang coas yang menangani otopsi jenazah Siti Aisyah mengungkapkan kalau luka di dahi korban akibat dihantam benda tumpul. “Kalau hasil otopsi kita tunggu saja,” cetusnya. (man/cr2/bud)
sumber: posmetro

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

3 Responses to DIDUGA DIBUNUH DAN DIRAMPOK PRIA BERINISIAL D

  1. Pingback: beneficii

  2. Pingback: world market link

  3. Pingback: Glo Extracts LA Sunshine

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *