MANTAN WALI KOTA MAGELANG TERJERAT KASUS KORUPSI UNTUK KETIGA KALINYA

Semarang, – Untuk ketiga kalinya, Mantan Wali Kota Magelang, Fahriyanto harus duduk di kursi pesakitan terkait kasus korupsi. Kali ini ia terjerat kasus dugaan korupsi dana APBD Magelang tahun anggaran 2002-2004 sebesar Rp1,57 miliar.

Fahriyanto didakwa oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) dari Kejaksaan Negeri (Kejari) Magelang telah melakukan korupsi dana asuransi milik 25 anggota DPRD Magelang yang diambil dari APBD Magelang.

Dalam dakwaan yang dibacakan oleh JPU Widodo dan Supriyadi, dikatakan pada tahun 2002 silam Ketua DPRD Magelang, Trijoko Minto Nugroho mengajukan asuransi jiwa ke PT Asuransi Central Asia untuk tahun 2002-2004 untuk 25 anggota dewan.

“Per anggota dewan Rp 20 juta per tahun. Pembayaran premi asuransi diambil dari APBD Magelang dalam pos anggaran Dana Peningkatan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah,” kata Widodo di PN Tipikor Semarang, Jl Suratmo, Senin (4/2/2013).

Widodo menambahkan, Fahriyanto bersalah karena tetap menyetujui pencairan dana dari APBD Kota Magelang itu padahal tahu bahwa anggaran untuk asuransi sebenarnya tidak ada. Mantan orang nomor satu di Magelang itu pun dianggap telah memperkaya tiga anggota dewan saat itu yaitu Trijoko, Pramono dan Sutjipto masing-masing Rp 60 juta.

“Seluruh Dana besaran untuk tiga tahun itu berjumlah Rp 1,57 miliar,” ujar Widodo.

“Namun sudah ada pengembalian uang kerugian negara sebesar lebih kurang Rp 578 juta. Sehingga sisa kerugian negara menjadi Rp 932 juta,” imbuhnya.

Dalam kasus tersebut Trijoko divonis tiga tahun penjara oleh majelis sedangkan Pramono dan Sutjipto divonis dua tahun penjara. Sementara itu usai persidangan, Fahriyanto mengaku tidak tahu apa-apa dan hanya diminta membubuhkan tanda tangan.

“Saya hanya diminta tandatangan saja,” tegasnya.

Fahriyanto dijerat oleh jaksa dengan pasal berlapis yaitu dakwaan primer Pasal 2 ayat (1) juncto Pasal 18 Undang-undang (UU) nomor 31 tahun 1999 yang telah ditambahkan dalam UU nomor 20 tahun 2001 juncto pasal 55 ayat (1) ke 1 dan Subsidair Pasal 3 Undang-undang yang sama.

Sebelumnya, Fahriyanto sudah pernah divonis oleh majelis hakim dua kali dengan masing-masing vonis selama 1,5 tahun penjara. Ia terjerat kasus korupsi dana pengadaan buku ajar tingkat SD, SMP, SMA dan kasus penyelewengan APBD Magelang Dana Tidak Tersangka.
sumber : detikcom

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

2 Responses to MANTAN WALI KOTA MAGELANG TERJERAT KASUS KORUPSI UNTUK KETIGA KALINYA

  1. Samuel says:

    Dana untuk asuransi pun ditilep…..ini kasus yang benar-benar memamulkan. Pelaku seharusnya dihukum minimal 15 tahun penjara….baru adil!

  2. Pingback: Glock

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *