KASUS PENGGELAPAN RASKIN DIDUGA “MENGENDAP” DI POLRES LANGKAT

MEDAN (Berita): Aparat dari Polres Langkat terkesan masih jalan di tempat dalam menangani  penyelewengan distribusi beras untuk warga miskin (Raskin) di Desa Securai Selatan.

Indikasi adanya penyelewengan oknum yang akan menggelapkan distribusi beras tersebut, dan tertangkap tangan oleh Polsek Pangkalan Brandan.  “Raskin tersebut diduga hendak diperdagangkan oleh oknum aparat Pemerintahan Desa Securai Selatan kepada Penadah,” kata Agustinus Riza Surya S. Kaban, SE kepada wartawan, di Sekretariat DPD LSM Perjuangan Keadilan Provinsi Sumatera Utara, kemarin.

Menurut dia sebenarnya Kepolisian Republik Indonesia khususnya Kepolisian Resort Langkat sudah profesional dan mahir dalam penanganan kasus-kasus seperti ini, akan tetapi dalam penanganan masalah ini terkesan sikap Profesional Polres Langkat  hilang dan selalu mengedepankan alasan masih dalam penyelidikan dan penyidikan sehingga belum dapat menentukan tersangka dan penadahnya.

Riza menambahkan Polres Langkat terkesan sengaja lambat dan diam dalam menangani  kasus penggelapan Raskin. ” Kita menduga kasus ini akan dipetieskan oleh pihak Polres Langkat,”ujarnya. Riza mengatakan bahwa pengungkapan kasus penggelapan raskin tersebut adalah kinerja dari Polsek Pangkalan Brandan yang patut diancungi jempol karena berani memperjuangkan hak masyarakat, akan tetapi sangat disesalkan sikap pihak Polres Langkat yang tidak berani untuk melakukan tindakan dalam menetapkan tersangka pelaku penggelapan raskin tersebut meski sangat jelas prosedur yang diatur dalam KUHAP yang menjadi acuan dari pihak Kepolisian dalam menentukan status suatu kasus pidana adalah adanya bukti permulaan yang cukup dan saksi 2 orang atau lebih.

“Dalam hal ini sudah jelas bukti permulaan adanya raskin yang ditangkap sebanyak 19 karung masing-masing berisi 50 kg setiap karung dan mobil pickup daihatsu taft sebagai alat pengangkutnya yang ditangkap langsung oleh  anggota reskrim Polsek Pangkalan Brandan dibawah pimpinan Aiptu (Pol) Miken Situmorang,” paparnya.
” Jadi saya mau melihat apakah Polres Langkat di bawah Pimpinan AKBP.

Erick Leo Bhismo, SiK sebagai Kapolres dan Kompol. Safwan Hayat sebagai Wakapolres mampu melaksanakan tugasnya  dalam penanganan kasus ini dengan baik dan benar serta menghindarkan sistem tebang pilih maupun keberpihakan apalagi sampai terjadi rekayasa,” kata Riza lagi.(ml)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to KASUS PENGGELAPAN RASKIN DIDUGA “MENGENDAP” DI POLRES LANGKAT

  1. Pingback: buy psychedelic mushrooms online

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *