GAS LPG 3 KG LANGKA DI TANJUNG BALAI

TANJUNGBALAI (Berita): Masyarakat kota Tanjung balai khususnya pengguna gas LPG tabung 3 Kg mengeluh, soalnya gas subsidi tabung 3 Kg untuk kebutuhan rumah tangga menghilang di pasaran akhir tahun 2012 sampai ke tahun 2013. Akibat kelangkaan gas LPG subsidi rumah tangga ini membuat masyarakat kesulitan, karena gas LPG tersebut merupakan kebutuhan untuk memasak rumah tangga, tanpa gas masyarakat kesulitan untuk memasak.

Padahal sebelumnya gas subsidi ini lancar dan harganya tidak jauh dari HET ditentukan Pemerintah. Ternyata sejak gas LPG subsidi rumah tangga menghilang beberapa bulan. Harga gas LPG subsidi rumah tangga naik, dari HET sebesar Rp 12. 750/tabung, menjadi sebesar Rp18 s/d Rp20.000/tabung 3 Kg.

Kelangkaan gas LPG subsidi rumah tangga tabung 3 Kg,, diduga permainan oknum pangkalan gas subsidi, informasi gas subsidi itu dijual oknum pangkalan , diduga kedepot gas LPG 10/15 Kg. Masyarakat kesal, atas kelangkaan gas itu tidak mendapat tindakan Pemko Tanjung balai C/q Kabag Perk. Padahal dinas terkait Pemko terlibat sebagai pengawas pendistribusian gas LPG subsidi rumah tangga, terkesan Kabag Perk/Pemko Tanjung balai tutup mata, diduga oknum dinas terkait Pemko Tanjung balai mendapat keuntungan pribadi atas keanaikan gas subsidi rumah tangga tersebut.

Ketua Exekutif KPFI-RI kota Tanjungbalai Surya Irawan Sitorus Pane kepada wartawan belum lama ini, demikian keluhan masyarakat. Surya sudah mengumpul data kecurangan pangkalam dan agen gas LPG subsidi rumah tangga di kota Tanjung balai, karena kelangkaan gas LPG tabung 3 Kg terindikasi permainan oknum pangkalan dan agen. Untuk itu KPFI-RI meminta Walikota Tanjung balai DR. H. Thamrin Munte, M. Hum segera membentuk timmanitoring evaluasi pelaksana pendistribusian tertutup gas LPG tabung 3 Kg.

Atas ketertutupan itu, gas subsidi rumah tangga terkesan disalah gukalan oknum pangkalan, alasan gas tidak masuk dan lainya. Padahal alasan itu semua adalah pembohongan publik. Walikota jangan terus mempersulit kebutuhan masyarakat, kalau SKPD tidak becus menjalankan tugasnya diganti dan jangan dipertahankan dengan adanya iming-iming, ini semua akan merusak kehidupan dan ekonomi masyarakat. Sudah lapangan kerja tidak ada, lagi masyarakat dipersulit, umumnya oknum SKPD mendapat jabatan baru terindikasi rakus, bagai mana tidak demian, karena mereka dapat jabatan keluar uang, setelah duduk dijabatannya diduga semua disikat oknum pejabat itu, tambah warga.

Kabag Perk. Pemko Tanjung balai Hariadi yang dikonfirmasi wartawan terkait hal tersebut dikantornya, Senin ( 4/2). Hariadi mengatakan, 4 agen gas LPG subsidi di kota Tanjung balai. UD.. Lina, PT. Anugrah Tetep Jaya, UD. Sentosa Gani serta UD. Alimin S dan dari empat agen gas tersebut dua diantaranya tidak terdaftar anggota pangkalannya, sedang agen UD Lina punya pangkalan sebanyak 31 dan UD Alimin sebanyak 22 pangkalan. Kemudian jatah tabung gas LPG subsidi rumah tangga kota Tanjung balai sebanyak 80. 640/tabung 3 Kg berisi gas dan terkait harga gas melambung naik dari HET tidak dijawab dan dia berdalih akan besok akan memanggil ke empat agen gas LPG subsidi kota. (syn)
sumber: beritasore

This entry was posted in Berita. Bookmark the permalink.

1 Response to GAS LPG 3 KG LANGKA DI TANJUNG BALAI

  1. Pingback: Six hours in the dark: What really happened when Facebook Instagram and WhatsApp went down

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *